Genius Imbau Warga Kota Hargai Jasa Pahlawan

Metro- 01-10-2022 13:29
Wali Kota Pariaman Genius Umar bersama Forkopimda setempat ikuti upacara Hari Kesaksian Pancasila secara virtual bersama Presiden RI, Joko Widodo, Sabtu (1/10). (Dok : Istimewa)
Wali Kota Pariaman Genius Umar bersama Forkopimda setempat ikuti upacara Hari Kesaksian Pancasila secara virtual bersama Presiden RI, Joko Widodo, Sabtu (1/10). (Dok : Istimewa)

Penulis: Arzil

Pariaman, Arunala.com - Pemko Pariaman bersama dengan Forkopimda mengikuti upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila 2022 secara virtual, bertempat di Aula Balaikota Pariaman.

Upacara yang diselenggarakan langsung dari Monumen Pancasila Sakti, Jalan Raya Pondok Gede, Lubang Buaya, Jakarta Timur dipimpin langsung oleh Presiden RI, Joko Widodo, Sabtu (1/10).

Dilansir situs Kemdikbud RI, tema Hari Kesaktian Pancasila 2022 adalah "Bangkit Bergerak Bersama Pancasila".

Baca Juga

"Upacara dilaksanakan untuk mengenang peristiwa G30S/PKI, yang mengakibatkan gugurnya 6 perwira tinggi dan 1 perwira menengah TNI AD. Pancasila sebagai falsafah negara Indonesia, sehingga dapat diartikan bahwa pancasila merupakan dasar falsafah dan ideologi negara yang diharapkan menjadi pandangan hidup bangsa sebagai dasar pemersatu, lambang persatuan dan kesatuan, serta bagian pertahanan bangsa dan negara," ungkap Wali Kota Pariaman, Genius Umar.

Tidak hanya Indonesia, Kota Pariaman saat ini juga sedang menghadapi berbagai permasalahan seperti inflasi, masalah ekonomi dan masalah Covid-19 yang belum berakhir.

Namun dengan kebersamaan dan dukungan dari masyarakat, Pemko Pariaman akan mampu mengatasi hal tersebut.

"Dengan bersama kita menghadapi permasalahan yang ada, kita akan mampu mengatasi dan menyelesaikan permasalahan tersebut sehingga akan membawa Indonesia umumnya Kota Pariaman khususnya keluar dari krisis ini kemudian bangkit, bergerak maju meraih kejayaan seperti tema Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2022 ini, " tambahnya.

Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2022 adalah peringatan yang ke 57 tahun, sejak terjadinya peristiwa Gerakan 30 September 1965 oleh PKI (G30S PKI).

Awal istilah Kesaktian Pancasila, lantaran beberapa kali perjuangan Indonesia sering diganggu oleh golongan yang anti terhadap prinsip-prinsip dan falsafah Pancasila, bahkan mereka tidak memiliki niatan untuk mempertahankan Pancasila.

Namun dengan perjuangan para pahlawan, akhirnya Pancasila tetap bisa menjadi Dasar Negara Republik Indonesia yang diakui oleh seluruh warganya.

"Pada warga kota, saya mengimbau untuk selalu menghargai jasa para pahlawan dan memaknai serta menjalankan nilai--nilai Pancasila di kehidupan kita sehari--hari, " tutup Genius Umar. (*)

Komentar