Jahe Cinta, Inovasi Puskesmas Marunggi Kota Pariaman

Metro- 10-09-2022 13:07
Wali Kota Pariaman, Genius Umar disaat pelaksanaan kampanye penyakit tidak menular (PTM) yang bertempat di Puskemas Marunggi Kota Pariaman, Sabtu (10/9). (Foto : Istimewa)
Wali Kota Pariaman, Genius Umar disaat pelaksanaan kampanye penyakit tidak menular (PTM) yang bertempat di Puskemas Marunggi Kota Pariaman, Sabtu (10/9). (Foto : Istimewa)

Penulis: Arzil

Pariaman, Arunala.com - Berbicara tentang sebuah inovasi, Puskesmas Marunggi Kota Pariaman di bawah kepemimpinan Maili Susiyeti tidak kalah dengan OPD lainnya di Pemerintah Kota Pariaman. Inovasi yang saat ini diciptakan oleh Tim farmasi dan Kestra Puskesmas Marunggi adalah jahe Cinta. Apa itu Jahe cinta ? Berikut penjelasan Kepala Puskesmas Marunggi Kota Pariaman Maili Susiyeti saat dijumpai oleh Tim Media Center Dinas Kominfo Kota Pariaman usai pelaksanaan kampanye penyakit tidak menular (PTM) yang bertempat di Puskemas Marunggi Kota Pariaman, Sabtu (10/9).

"Jahe cinta merupakan produk minuman dan cemilan yang berbahan dasar jahe yang diolah sedemikian rupa oleh Tim Farmasi dan Kestra Puskesmas Marunggi Kota Pariaman. Kenapa kita memilih jahe, karena jahe adalah tumbuhan yang berasal dari Asia Tenggara dan menjadi salah satu tumbuhan menyehatkan didunia. Kita beri nama jahe cinta karena Puskesmas Marunggi mempunyai motto melayani dengan CINTA (Cerdas, Inovatif, Nyaman, Tanggap, Amanah), jadi itu merupakan ciri khas kita, " ungkapnya.

Ia menambahkan adapun produk yang dilahirkan dari jahe cinta antaralain minuman jahe, galamai jahe dan permen jahe. Semua itu bermanfaat bagi kesehatan tubuh kita. Manfaat lainnya dapat dirasakan antara lain menghangatkan tubuh, anti penuaan dan kanker, meredakan nyeri haid, memperkuat system imun, menangkal infeksi bakteri dan virus, meredakan sakit otot, meredakan morning sickness, mengatasi masalah pencernaan dan meredakan tenggorokan.

Baca Juga

"Produk jahe cinta kita berikan secara gratis untuk pasien Puskesmas Marunggi Kota Pariaman. Semua bahan untuk membuat jahe cinta kita dapatkan dari taman yang kita buat persis dibelakang Puskesmas Marunggi. Jadi saat produk habis, tim akan langsung membuat baru yang bahan utamanya kita ambil langsung dari taman, " tambahnya.

"Tidak hanya itu, kita juga menyarankan kepada masyarakat sekitar wilayah kerja Puskesmas Marunggi yang mempunyai lahan atau perkarangan rumah, untuk menanam jahe sehingga saat panen nanti bisa menjualnya ke pihak puskesmas untuk pengolahan produk jahe cinta kami, " ujarnya.

Ia berharap produk ini disukai masyarakat sehingga secara tidak langsung akan menjaga kondisi tubuh untuk tetap sehat dan bugar dengan cara alami. (*)

Komentar