Program Doktor Keguruan Bahasa UNP Gelar ICoLP-2

Metro- 16-11-2022 08:09
Salah seorang nara sumber berikan penjelasan di kegiatan the 2nd International Conference on Language Pedagogy (ICoLP-2), Selasa (15/11). (Dok : Istimewa)
Salah seorang nara sumber berikan penjelasan di kegiatan the 2nd International Conference on Language Pedagogy (ICoLP-2), Selasa (15/11). (Dok : Istimewa)

Penulis: Arzil

Padang, Arunala.com - Program Studi S3 Ilmu Keguruan Bahasa UNP untuk kedua kalinya mengadakan acara the 2nd International Conference on Language Pedagogy (ICoLP-2).

Acara ini dilaksanakan Selasa (15/11). Ada empat nara sumber yang memberikan materi di ICoLP-2. Pembicara pertama yaitu Dr Suryadi. M.A dari Leiden University, pembicara kedua adalah Dr. Nurul Haniza Binti Samsudin dari Malaya University.

Pembicara ketika yaitu Dr. Eric Kunto Aribowo, S.S., M.A dari Universitas Widya Dharma. Dan pembicara terakhir yaitu Sonezza Ladyana, S.S., M.A dari Hankuk University.

Baca Juga

Ketua panitia pelaksana konferensi, Bahren, M.A menyebutkan ICoLP-2 bertemakan Pedagogical Innovations in Language Learning, dengan sub tema Teaching and Learning Strategy, Multimedia and Online Learning, Language Assessment, Curriculum and Materials Development, Linguistics in Language Learning, and Critical Discourse Analysis.

"Sudah ada 130 makalah yang diterima dari berbagai topik termasuk penilaian dan evaluasi, pengembangan materi pembelajaran EFL, bahasa Inggris dalam berbagai konteks, penelitian bahasa Inggris, pembelajaran dan pengajaran sastra Inggris, komunikasi bahasa Inggris antar budaya dan antarbahasa, linguistik murni dan terapan, studi terjemahan, dan analisis wacana," kata Bahren.

Sedangkan Ketua Program Studi S3 Ilmu Keguruan Bahasa UNP, Prof. Dr. M. Zaim, M.Hum menyebutkan, ICOLP-2 melanjutkan tradisi untuk menyatukan peneliti, akademisi, dan mahasiswa untuk mendiskusikan karya baru dan terkini serta mendorong pengembangan komunitas akademik yang lebih mapan.

"Dengan tema "Pedagogical Innovations in Language Learning" pada konferensi tahun ini sangat relevan dengan kebutuhan situasi dunia saat ini dan masa depan khususnya di Indonesia," ucap M Zaim.

Dirinya berharap konferensi ini dapat berkontribusi pada pengembangan pengajaran dan penelitian bahasa Inggris di seluruh dunia.

Komentar