Punggung Ajudan jadi "Meja", Genius Tetap Prioritas Pelayanan

Metro- 02-11-2022 16:59
Wako Genius Umar tanda tangani surat-surat dimana pun dia berada, tidak terkecuali saat tinjau lapangan, Rabu (2/11). (Dok : Istimewa)
Wako Genius Umar tanda tangani surat-surat dimana pun dia berada, tidak terkecuali saat tinjau lapangan, Rabu (2/11). (Dok : Istimewa)

Penulis: Arzil

Pariaman, Arunala.com - Sebagai orang nomor satu di Kota Pariaman, Wali Kota Genius Umar tidak selalu mengedepankan aturan protokoler dalam memberikan pelayanan pada OPD dan masyarakatnya.

Genius Umar tidak harus bekerja di belakang meja saja, buktinya dirinyaa juga bisa melakukan tugas dimana dan kapan saja.

Bahkan untuk rapat-rapat saja, beliau terkadang mencari tempat tertentu untuk bisa rapat dan berdiskusi bersama, baik itu dengan aparatur pemerintahan, maupun dengan tamu-tamu pemko ataupun dengan masyarakat di kota itu sampai menandatangani surat-surat yang mendesak.

Baca Juga

"Banyak surat-surat yang harus dan mesti ditandatangani segera, karena itu saya berinisiatif untuk menandatangani surat-surat tersebut dimana saja, termasuk di lokasi yang akan dijadikan kawasan Water front City Kota Pariaman ini," ujarnya ketika meninjau goro hari ketiga, di Dusun Bulukan, Desa Kampung Baru Padusunan, Kecamatan Pariaman Timur, Rabu (2/11).

Genius didampingi Kepala BKPSD, Irmadawani tampak sedang menandatangani surat menyurat administrasi kepegawaian yang mendesak, di sela kesibukannya sehari hari.

Tidak hanya di kantor, punggung ajudan pun bisa dijadikan meja kerja untuk menandatangani surat-surat tersebut.

"Karena ini semua saya lakukan, adalah demi mensejahterakan masyarakat Kota Pariaman, sehingga di Desa Kampung Baru Padusunan ini nantinya dapat dijadikan untuk pengembangan pariwisata, yang nantinya akan bernilai ekonomi bagi masyarakat, sehingga pertumbuhan kesejahteraan masyarakat kian merata di Kota Pariaman," tukasnya.

Lebih lanjut Genius mengatakan, untuk memberikan layanan prima kepada masyarakat tentu harus ditindaklanjuti cepat dan fleksibel, dan memberikan pelayanan dan berkantor, tidak hanya di kantor saja, tapi juga bisa di lapangan, dan ini sudah menjadi kebiasaan baginya.

"Saat ini, saya hanya menyisakan 1 tahun kepemimpinan saya menjadi Walikota Pariaman, karena itu, saya selalu menggerakan seluruh stakeholder terkait, bahkan melibatkan perantau untuk membangun Kota Pariaman ke arah yang lebih baik lagi, untuk itu tentu perlu dukungan dari semua pihak, dan kami mengucapkan terimakasih atas kerja keras bersama, sehingga Kota Pariaman, jadi makin baik dan maju lagi ke depannya," tutupnya.

Komentar