Petani Kota Pariaman Sampaikan Uneg-uneg pada Wamentan

Metro- 29-11-2022 19:11
Wamentan Harvick Hasnul Qolbi disaksikan Wako Genius Umar berdialog dengan masyarakat petani di Kota Pariaman, Selasa (29/11). (Dok : Istimewa)
Wamentan Harvick Hasnul Qolbi disaksikan Wako Genius Umar berdialog dengan masyarakat petani di Kota Pariaman, Selasa (29/11). (Dok : Istimewa)

Penulis: Arzil

Pariaman, Arunala.com - Para petani di Kota Pariaman pertanyakan sejumlah persoalan menyangkut sektor pertanian kepada Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Harvick Hasnul Qolbi, pada sesi dialog saat lakukan kunjungan kerja ke Desa Batang Tajongkek, Kota Pariaman, Sumbar, Selasa siang (29/11).

Persoalan yang ditanyakan para petani ini mulai menyangkut ketersedian pupuk bagi tanaman mereka, alsintan, bantuan bibit kelapa kopyor, serta minta kemudahan untuk mendapatkan BBM bersubsidi.

Didamping Wali Kota Pariaman Genius Umar, Wamenta Harvick menyampaikan, persoalan menyangkut pupuk, dijelaskan sudah ada beberapa program untuk mengatasinya antara lain melalui PIHC (Pupuk Indonesia Holding Company).

Baca Juga

"Selain itu, petani juga dapat memanfaatkan Program Makmur sebagai solusi untuk peningkatan produksi dan menguntungkan petani. Program tersebut dalam waktu dekat akan disosialisasikan di Sumbar," ungkapnya.

Sedangkan terkait alsintan, dia menerangkan, pihak Kementan selalu memberikan bantuan alsintan kepada petani, namun yang paling penting adalah bagaimana menggunakan alat ini sehingga membantu meningkatkan hasil pertanian serta menjaga alat ini agar selalu bisa dimanfaatkan dengan baik.

Sementara untuk bantuan bibit kelapa, Harvick menjelaskan, sudah masuk ke dalam proposal bantuan yang diusulkan Pemko Pariaman kepada Kementan.

Sedangkan terkait BBM, menurutnya dapat diatasi dengan koordinasi antara pemerintah setempat dengan pihak terkait di daerah itu.

"Permasalahan yang saya terima langsung dari petani ini, akan jadi acuan kami (Kementan, red) untuk ditindaklanjuti menjadi kebijakan pemerintah," kata Harvick.

Wali Kota Pariaman, Genius Umar mengatakan kedatangan Wamentan ini sudah ditunggu-tunggu masyarakat petani di Kota Pariaman ini.

Dengan harapan mereka bisa secara langsung menyampaikan aspirasi mereka terkait pertanian.

"Jadi Pariaman itu tidak saja dikenal dengan pariwisatanya namun juga pertanian. Bahkan sebagian besar wilayah Kota Pariaman digunakan untuk pertanian," kata Genius Umar.

Komentar