Wali Kota Padang Panjang Jalani Uji Swab

Metro-272 hit 26-06-2020 17:00
Jubir Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Padang Panjang, Ampera Salim. (Dok : Istimewa)
Jubir Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Padang Panjang, Ampera Salim. (Dok : Istimewa)

Penulis: Darizon Y | Editor: MN. Putra

Padang, Arunala - Wali Kota Padang Panjang, Fadly Amran menjalani tes swab, karena sebelumnya Fadly sempat kontak fisik yakni bersalaman dengan mantan Wakil Wali Kota Padang Panjang Mawardi beberapa waktu lalu.

"Benar, Pak Wako Padang Panjang ini sudah jalani tes Swab, Kamis (24/6) kemarin. Sekarang menunggu hasil dari Laboratorium Fakultas Kedokteran Unand Padang," kata Jubir Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Padang Panjang, Ampera Salim saat dihubungi Arunala.com , Jumat siang (26/6).

Menurut dia, pengambilan sampel Swab pak wako itu, karena beliau pernah kontak fisik yakni bersalaman dengan mantan wawako itu.

Baca Juga

"Saat itu, pak wako sempat bersalaman dengan Mawardi saat akan shalat Ashar di Masjid Barid Al Munawarah, Guguak Malintang, Padang Panjang. Ketika itu Wako Fadly Amran mau masuk masjid sedangkan mantan wawako ini mau keluar dari masjid setelah menunaikan shalat Ashar," ungkap dia.

Ampera Salim menerangkan baru pak wako yang jalani pengambilan sampel Swab. Sedangkan keluarga besar wali kota dan juga OPD di Pemko Padang Panjang belum lakukan pemeriksaan sampel Swabnya.

"Kini masih menunggu keluarnya hasil pemeriksaan Swab pak wako. Jika hasilnya negatif tidak dilakukan swab pada keluarga besar wako dan OPD dilingkungan Pemko Padang Panjang," jelas Ampera Salim lagi.

Dia menambahkan, sekarang ini pak wako bekerja di rumah dinas sampai hasil swab keluar.

Didapat informasi, dari hasil tracking dari riwayat kontak yang pernah dilakukan mantan Wawako Padang Panjang terkonfirmasi terjangkit Covid-19, sudah sebanyak 243 orang didapat dan diambil sampel Swabnya.

Dari semua sampel Swab yang sudah diambil itu, ada tiga tahap pengiriman sampel itu yang dilakukan Tim Gugus Tugas Kota Padang Panjang itu ke Laboratorium Fakultas Kedokteran Unand.

"Tahap pertama sebanyak 86 sampel yang dikirim, lalu tahap kedua 68 sampel, terakhir Tim Gugus Tugas mengirimkan sebanyak 89 sampel pada Jumat (26/6)," terang Ampera Salim.

Dari hasil sampel tahap pertama, lanjut dia, ada dua orang positif Covid. Dua orang ini sudah jalani isolasi. Nantinya juga dilakukan tracking dari dua orang positif Covid.

Ampera Salim menyebut, mantan wawako beberapa waktu lalu mengadakan sunatan massal di rumahnya.

"Jumlah anak yang disunat sebanyak 105 orang, pelaksanaan sunatan dalam satu hari sebanyak 20 orang. Sunat massal ini berlangsung selama lima hari," kata Ampera Salim.

Komentar