Kota Pariaman Bakal Miliki Perpustakaan Terintegrasi

Metro- 17-11-2022 16:41
Wali Kota Pariaman, Genius Umar bersama Deputi Pengembangan Sumber Daya Perpustakaan Nasional, Deni Kurnia, di Jakarta, Kamis (17/11). (Dok : Istimewa)
Wali Kota Pariaman, Genius Umar bersama Deputi Pengembangan Sumber Daya Perpustakaan Nasional, Deni Kurnia, di Jakarta, Kamis (17/11). (Dok : Istimewa)

Penulis: Arzil

Pariaman, Arunala.com - Wali Kota Pariaman, Genius Umar, akan membangun gedung perpustakaan daerah representatif yang memenuhi standar perpustakaan nasional dan terakreditasi.

Hal ini disampaikan pada acara finalisasi rencana kegiatan DAK Bidang Pendidikan Sub Bidang Perpustakaan tahun anggaran 2023, di Hotel Holiday Inn, Jakarta, Kamis (17/11).

Menurut Genius, perpustakaan daerah yang dibangun menerapkan konsep library tourisme, dimana ada ruang studio 3 dimensi, cafe literasi, ruang pertemuan berkapasitas 100 orang, ruangan taman baca anak-anak, ruang baca disabilitas dan pustaka digital

Baca Juga

"Pengunjung pustaka daerah tidak hanya warga Kota Pariaman tapi dari daerah lain melalui kerjasama dengan lembaga pendidikan baik negeri maupun swasta." Ungkapnya.

Kerjasama pemanfaatan perpustakaan ini menurut Genius beberapa perguruan tinggi telah dmengajukan MOU untuk pemanfaatan perpustakaan daerah sebagai perpustakaani kedua bagi lembaga pendidikan tersebut, seperti Universitas Sumatera Barat (UNISBAR), Sekolah Tinggi Kesehatan (STIKES) Piala Sakti dan akan menyusul beberapa perguruan Tinggi lainya.

"Dengan berdirinya perpustakaan daerah berdampak terhadap penurunan kemiskinan ekstrim dan pertumbuhan ekonomi masyarakat Kota Pariaman," tuturnya lagi.

Sementara itu, Deputi Pengembangan Sumber Daya Perpustakaan Nasional, Deni Kurnia, menyebutkan bahwa terdapat 94 daerah propinsi dan kab/Kota penerima DAK Perpustakaan. Konsep Library Tourism menurutnya senada dengan arahan Kepala perpustakaan Nasional agar perpustakaan yang dibangun berstandar nasional dan dapat memberdayakan masyarakat, memberikan pelayanan prima dan bernilai ekonomi.

"Perpustakaan tempat pelatihan life skill, masyarakat dapat nilai dari keterampilan yang dimiliki, perlu sinergitas antar lembaga dan daerah agar program ini berhasil," ungkapnya.

Untuk Kota Pariaman, mendapatkan dana pusat (DAK) bidang pendidikan sub bidang Perpustakaan sebesar Rp10,2 miliar yang digunakan untuk pembangunan perpustakaan bertaraf Nasional.

Komentar