Hampir 2 Tahun Bebas, Kategori Terduga Pelaku masih Merah

Metro- 08-12-2022 11:39

Penulis: Derizon Yazid

Jakarta, Arunala.com - Pelaku bom bunuh diri yang tewas setelah melakukan aksinya di depan Mapolsek Astana Anyar, Rabu (7/12) kemarin, Agus Sujatno alias Agus Muslim, nyatanya merupakan mantan narapidana teroris (napiter).


Kabar terduga pelaku adalah mantan napiter dibenarkan Koordinator Humas dan Protokol Ditjenpas, Rika Aprianti ketika dihubungi Arunala.com , Kamis (8/12).


Rika menerangkan terduga pelaku bom bunuh diri di halaman depan Mapolsek Astana Anyar Bandung itu merupakan mantan napi teroris (napiter) kasus bom Cicendo.


Bersangkutan merupakan napiter kategori Higt Risk LP Pasir Putih Nusakambangan, dan sudah bebas murni


"Sudah bebas hampir dua tahun lalu, bersangkutan telah menjalani tahanan 4 tahun di LP Pasir Putih Nusakambangan, pada saat bebas murni terhitung pada 14 Maret 2021 setelah menjalani 4 tahun masa pidana kasus Teroris, meski begitu kategorinya masih merah," jelas dia.


Sementara itu, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyatakan, berdasarkan hasil pemeriksaan sidik jari dan Face Recognition terduga pelaku bom bunuh diri di halaman Mapolsek Astana Anyar itu identitasnya adalah, Agus Sujatno alias Agus Muslim.


"Yang bersangkutan pernah ditangkap karena peristiwa bom Cicendo dan sempat dihukum empat tahun di bulan September atau Oktober 2021 lalu yang bersangkutan bebas," ucap Sigit.


Di sisi lain, Sigit juga menyatakan terduga pelaku bom bunuh diri tersebut juga terafiliasi dengan jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD) Bandung, Jawa Barat.


"Saat ini tim terus bekerja menuntaskan peristiwa yang terjadi," tutur Sigit.


Sebelumnya, kasus bom bunuh diri terjadi pada Rabu (7/12) di halaman Mapolsek Astana Anyar, Bandung.


Bom itu meledak pukul 08.25 WIB dan saat itu ada 11 orang menjadi korban dalam peristiwa tersebut. Terdiri dari sembilan anggota kepolisian dan satu masyarakat yang mengalami luka-luka serta satu personel polisi meninggal dunia.


Komentar