Hasil Rapid Reaktif, Empat Penyelenggara Jalani Isolasi

Metro-262 hit 28-06-2020 20:47
Ketua KPU Sumbar, Amnasmen (Dok : Istimewa)
Ketua KPU Sumbar, Amnasmen (Dok : Istimewa)

Penulis: Amazwar Ismail | Editor: MN. Putra

Padang, Arunala - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumbar untuk sementara ini mendapat beberapa orang penyelenggara mereka baik tingkat kecamatan, kelurahan/desa dan petugas verifikator yang hasil rapid test-nya reaktif dan menjalani isolasi.

Adanya penyelenggara yang menjalani isolasi itu karena hasil rapid test-nya reaktif dibenarkan Ketua KPU Sumbar, Amnasmen saat dihubungi Minggu sore (28/7).

"Memang ada hasil rapid test penyelenggara di kecamatan, dan kelurahan/desa itu yang reaktif. Mereka itu berasal dari Kota Bukittinggi tepatnya di kawasan Birugo, dan saat ini sudah ditangani tim gugus tugas atau tim kesehatan setempat," kata Amnasmen.

Baca Juga

Kini sebutnya, pihak KPU Bukittinggi segera melakukan rekrutmen petugas verifikator untuk Verfak.

Amnasmen menerangkan, meski ada penyelenggara ini yang menjalani isolasi, pelaksanaan verfak tidak bisa dihentikan.

"Makanya dilakukanlah rekrutmen petugas verifikator oleh KPU Bukittinggi itu sesuai kebutuhan mereka, dan tadi saya sudah instruksikan kepada KPU Bukittinggi dan juga KPU kabupaten kota yang lain jika mereka mendapati hal yang sama di daerah mereka," terang Amnasmen.

Diakuinya, untuk pelaksanaan verfak bapaslon perseorangan di Kota Bukittinggi itu cukup berat. Pasalnya di kota itu ada tiga bapaslon perseorangan ditambah satu bapaslon untuk pilgub.

"Jadi bisa dikatakan tugas verfak dari PPS di sana cukup berat," sebut Amnasmen.

Selain di Kota Bukittinggi, Amnasmen juga mengaku ada juga daerah lain yang penyelenggaranya di tingkat PPS yang reaktif hasil rapid test-nya.

Data sementara, jelas Amnasmen, diketahui selain Bukittinggi, ada juga beberapa orang petugas PPS di Kabupaten Kepulauan Mentawai yang hasil rapid test reaktif.

"Namun berapa orang yang hasil rapid test reaktif dari Mentawai itu belum didapat. Kami hingga kini masih menunggu informasi dari KPU Mentawai," tukas Amnasmen.

Kemudian, terhadap penyelenggara yang diketahui reaktif hasil rapid test-nya, akan dilanjutkan pemeriksaan Swab. Rencananya uji Swab terhadap mereka itu dilakukan Senin besok (29/6) di daerah masing-masing," kata Amnasmen.

Komentar