Belasan Penyelenggara Pemilu Di Mentawai Jalani Isolasi

Metro-384 hit 28-06-2020 23:16
Kantor KPU Kepulauan Mentawai. (Dok : mentawaikita.com)
Kantor KPU Kepulauan Mentawai. (Dok : mentawaikita.com)

Penulis: Darizon Y | Editor: MN. Putra

Padang, Arunala - Jumlah petugas PPK dan PPS di Sumbar yang jalani isolasi mandiri karena hasil rapid test-nya reaktif bertambah.

Kabar terbaru yang didapat dari KPU Kabupaten Kepulauan Mentawai, ada 11 orang penyelenggara mereka yang diisolasi mandiri.

Ketua KPU Kabupaten Kepulauan Mentawai, Eki Butman menyebutkan 11 orang penyelenggara yang jalani isolasi itu berasal dari Siberut Tengah.

Baca Juga

"Sebanyak 11 orang petugas itu merupakan satu orang komisioner, tiga orang PPK dan tujuh orang PPS," ungkap Eki Butman saat dihubungi Minggu malam (28/6).

Mereka yang hasil rapid test-nya reaktif itu, lanjut Eki, akan jalani uji Swab pada Senin besok (29/6).

Dia menyebutkan belasan petugas penyelenggara Pemilu yang jalani isolasi mandiri, maka KPU Mentawai melakukan rekrutmen verifikator untuk melakukan verifikasi faktual pasangan perseorangan calon kepala Pilkada 2020.

"Sekarang ini sedang dilakukan verifikasi faktual bapaslon perseorang, maka KPU rekrutmen verifikator agar tidak terganggu tahapan Pilkada 2020,"

Eki menambahkan, rapid test yang dilakukan KPU Mentawai ini dilaksanakan Sabtu (27/6) lalu, dan hari Minggu (28/6) hasilnya keluar.

"Totalnya hari itu ada 30 petugas yang jalani rapid test, 11 orang diantara mereka hasilnya reaktif, sisanya 29 orang lagi non reaktif hasilnya yang berada di Sikakap dan Tuapejat," kata Eki Butman.

Eki berharap belasan orang tersebut hasil swab negatif.

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Mentawai Lahmuddin Siregar menyebutkan belasan orang petugas penyelenggara Pemilu di Kecamatan Siberut hasil rapid tes reaktif telah menjalani isolasi mandiri.

"Tim gugus penanganan Covid-19 Mentawai berencana pada Selasa (30/6) melalukan swab terhadap mereka," kata dia.

Komentar