4 Kali Kasus Ledakan Tambang Batu Bara di Sawahlunto

Metro- 09-12-2022 20:51
Kepala Dinas ESDM Sumbar, Herry Martinus. (Dok : Istimewa)
Kepala Dinas ESDM Sumbar, Herry Martinus. (Dok : Istimewa)

Penulis: Derizon Yazid

Padang, Arunala.com - Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Sumbar mencatat empat kali terjadi kasus ledakan tambang batu bara di Kota Sawahlunto sejak 2009 hingga sekarang.

"Sudah tercatat ada 4 kali kejadian tambang batu bara meledak di Kota Sawahlunto," kata Kepala Dinas ESDM Sumbar, Herry Martinus saat dihubungi Arunala.com , Jumat (9/12).

Menurutnya, catatan kejadian tambang meledak terjadi pertama kali pada tahun 2009. Tahun 2022 kembali terjadi ledakan tambang batu bara di Kota Sawahlunto.

Baca Juga

"Pada tahun 2009 korban terbanyak akibat ledakan tambang batu bara di Sawahlunto, tahun 2022 dimana 10 orang meninggal dunia," jelas dia.

Untuk izin tambang sendiri lanjutnya, dilakukan oleh Kementerian ESDM bukan lagi kewenangan Dinas ESDM Sumbar.

"Izin tambang baik tambang emas, biji besi, tambang batu bara sejak tahun 2002 sudah diambil alih oleh pusat, sedangkan kewenangan Dinas ESDM Sumbar hanya memberikan izin galian C," jelas Herry Martinus.

Komentar