Nagari Bungo Pasang Pessel, Raih Anugerah Desa Transparan

Metro- 08-12-2022 17:57
Komisioner KI Pusat, Gede Narayana bersama perangkat desa yang jadi penghargaan Desa Transparan kepada Bungo Pasang Salido, di Jakarta, Kamis (8/12). (Dok : Istimewa)
Komisioner KI Pusat, Gede Narayana bersama perangkat desa yang jadi penghargaan Desa Transparan kepada Bungo Pasang Salido, di Jakarta, Kamis (8/12). (Dok : Istimewa)

Penulis: Arzil

Jakarta, Arunala.com -- Kamis ini (8/12), Komisi Informasi (KI) Pusat serahkan penghargaaan Anugerah Desa Transparan 2022. Acara dilaksanakan Hotel Grand Sahid Jakarta.

Dalam anugerah itu, Sumatera Barat (Sumbar) diwakili Nagari Bungo Pasang Salido dari Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel).

Ketua Komisi Informasi (KI) Pusat, Donny Yoesgiantoro mengatakan apresiasi desa mengangkat tema

Baca Juga

"Desa yang Transparan, Masyarakat Sejahtera, Indonesia Jaya".

Penilaian desa transparan, sebutnya, telah melewati tahap penilaian, dan hari ini anugerah serahkan ke peraih desa terbaik.

Anugerah itu dilandasi secara filosofis, bahwa hadirnya UU 14 tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (KIP) sebagai salah satu di antara instrumen hukum lainnya yang memiliki tujuan memberikan jaminan, perlindungan dan pemenuhan hak asasi pada setiap warga negara.

"Serta dengan KIP ini memiliki semangat dalam penyelenggaraan pemerintahan yang bebas dari praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme dengan ciri memberikan ruang seluas-luasnya kepada masyarakat dalam proses penyelenggaraan pemerintahan, " terang Donny.

Donny menambahkan, penyelenggaraan pemerintahan dari pusat hingga pemerintahan desa, seyogyanya menghayati serta mengamalkan alasan, tujuan dan pertimbangan yang tertuang dalam UU KIP terlebih khususnya bagi pemerintahan desa yang merupakan cermin dan wajah terdepan negara ini.

"Keterbukaan informasi publik tidak menciptakan gap atas pelaksanannya, tapi sebagai salah satu instrument untuk melihat pelaksanaan UU KIP, UU Desa, peraturan pemerintah atas pelaksanaan UU KIP serta Peraturan Komisi Informasi Nomor 1 Tahun 2018 Tentang Standar Layanan Informasi Publik Desa, Komisi Informasi Pusat memandang perlu untuk melakukan evaluasi dan memberikan apresiasi kepada Desa atas pelaksanaan keterbukaan informasi publik di Desa," ujar Donny lagi.

Patut diketahui, dia melanjutkan, pelaksanaan Evaluasi dan Apresiasi Desa dalam Pelaksanaan Keterbukaan Informasi Publik ini sesungguhnya dimaksudkan untuk memperoleh gambaran pelaksanaan keterbukaan informasi publik dan juga sebagai salah satu bentuk sosialisasi pelaksanaan keterbukaan informasi publik pada Desa.

Apresiasi desa ini bertujuan untuk: Mendorong terpenuhinya hak azasi manusia atas kebutuhan informasi bagi masyarakat Desa yang mudah diakses.

Mendorong tersedianya Informasi Publik Desa yang sesuai dengan Standar Layanan Informasi Publik Desa, yaitu informasi publik yang akurat, benar dan tidak menyesatkan.

Mendorong agar terjadinya proses transparansi, akuntabilitas dalam pengelolaan Informasi Publik Desa. Mendorong pengelolaan Desa untuk mewujudukan good governance. Menghindarkan Desa dari budaya tertutup.

Sementara, komisioner KI Sumbar Adrian Tuswandi menyebutkan salah satu desa/nagari di Sumbar menjadi desa tertransparan kedua di Indonesia bagian Barat.

"Dan penghargaan itu diraih Nagari Bungo Pasang Salido dari Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel)," ujar Adrian Tuswandi.

"Desa Transparan dipastikan mengundang trust publik kepada pimpinan desanya," Adrian menambahkan.

Selain Wali Nagari Bungo Pasang Salido dan jajaran, juga hadir langsung Wakil Bupati Pesisir Selatan dan Kadis PMD Sumbar, Amasrul.

Untuk diketahui, ada tiga desa terbaik yang mendapatkan anugerah Desa Transparan dari KI Pusat. Penilaian itu berdasarkan tiga wilayah di Indonesia, Indonesia Barat Sedang Sari Kulonprogo, Indonesia Tengah Desa Duda Timur Karang Asem Bali dan Indonesia Timur Maitara Tidore Maluku Utara.

Nagari Bungo Pasang Salido dari urutan nominasi dibacakan menjadi desa kedua terbaik Indonesia Bagian Barat.

Komentar