Pemprov Bantu 13 Gapokta Kota Pariaman dengan Alsintan

Ekonomi- 26-12-2022 16:58
Gubernur Sumbar Mahyeldi bersama Wako Pariaman, Genius Umar serahkan bantuan alsintan kepada salah seorang ketua Gapoktan di kota tersebut, Senin (26/12). (Dok : Istimewa)
Gubernur Sumbar Mahyeldi bersama Wako Pariaman, Genius Umar serahkan bantuan alsintan kepada salah seorang ketua Gapoktan di kota tersebut, Senin (26/12). (Dok : Istimewa)

Penulis: Arzil

Pariaman, Arunala.com - Senin (26/12), sebanyak 13 gabungan kelompok tani (Gapoktan) di Kota Pariaman menerima bantuan alat dan mesinpertanian(Alsintan) berupa perontok padi dan jagung. Bantuan diserahkan Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah bersama Wali Kota Pariaman, Genius Umar kepada 13 ketua Gapoktan di halaman Kantor Desa Sikapak Timur Kecamatan Pariaman Utara Kota Pariaman.

Atas bantuan alsintan itu, Wako Genius Umar mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Mahyeldi.

Hari ini, sebut Genius, sebanyak 13 Gapktan di Kota Pariaman dapat bantuan alsintan berupa 9 unitpower thresher(perontok padi) dan 4 unitcorn seller(perontok jagung) yang dananya bersumber dari Pemprov Sumbar.

Baca Juga

"Keberhasilan pembangunan pertanian terletak pada kekuatan petani, karena itu peningkatan kapasitas SDM petani dan kelembagaan harus diperhatikan. Salah satunya dengan memberikan bantuan bagi para petani," kata Genius.

Berdasarkan potensi lahan sektor tanaman pangan Kota Pariaman 2022, untuk sementara produksi padinya 9 ton per hektaer (ha), dan produksi jagung 5 ton per ha. Peningkatan produktivitas di Kota Pariaman tidak terlepas dari dukungan pemko dan pemprov.

"Bantuan yang diterima gapoktan hendaknya digunakan dengan baik sehingga hasil pertanian di kota ini makin lebih banyak. Saya juga berharap, kedepan Pemprov Sumbar akan lebih banyak lagi untuk kesejahteraan masyarakat di Kota Pariaman," ujar Genius Umar.

Sementara, Gubernur Mahyeldi mengatakan, bantuan ini diberikan untuk membantu petani dalam meningkatkan hasil pertaniannya.

"Kegiatan ini merupakan wujud dari upaya mempertahankan Sumbar sebagai lumbung pangan, yang manaSumbar adalah wilayah produsen padi dan jagung bagi provinsi tetangga, seperti Riau, Jambi dan Bengkulu," kata Mahyeldi.

Sepanjang 2022 ini, terang Mahyeldi, sekitar 2.450 jenis mesin pertanian, baik untuk pra panen dan pasca panen telah disalurkan kepada sejumlah kelompok tani di Sumbar, yang umumnya petani pangan hortikultura dan perkebunan.

"Saya berharap dengan adanya bantuan alsintan, petani bisa melakukan budidaya yang efektif dan pengolahan hasil pertanian lebih efisien lagi, sehingga keberadaan alsintan ini dapat mengurangi biaya operasional dan meningkatkan nilai tambah produk pertanian. Disamping itu, pendapatan petani juga akan semakin meningkat," pungkas Mahyeldi.

Komentar