171 KPM di Kota Pariaman Terima BLT Dampak Inflasi

Ekonomi- 23-12-2022 16:24
Penerima BLT dampak inflasi bersama Wali Kota Pariaman, Genius Umar, Jumat (23-12-2022). (Dok : Istimewa
Penerima BLT dampak inflasi bersama Wali Kota Pariaman, Genius Umar, Jumat (23-12-2022). (Dok : Istimewa

Penulis: Arzil

Pariaman, Arunala.com - Wali Kota Pariaman, Genius Umar menyerahkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) tambahan bagi warga yang terdampak inflasi, sekaligus mengawasi secara langsung penyaluran BLT tersebut kepada warga yang menerimanya hingga terlaksana dengan baik dan lancar. Penyaluran bantuan bertempat di Kantor Pos Kota Pariaman, Jumat (23/12).

Genius Umar katakan inflasi sangat berdampak sekali kepada masyarakat, apalagi menjelang natal dan tahun baru. Semua kebutuhan meningkat, seperti meningkatnya harga sembako dan kebutuhan lainnya, sehingga masyarakat mengalami kesulitan memenuhi kebutuhan rumah tangganya.

"Alhamdulillah kita mendapat bantuan dari pemerintah untuk Keluarga Penerima Manfaat (KPM) sebesar 200 ribu perbulannya, dan hari ini diberikan kepada KPM sebesar Rp600 ribu untuk tiga bulan, dari bulan Oktober sampai dengan Desember 2022. Mudah-mudahan bantuan ini bermanfaat untuk KPM, guna mencukupi kebutuhan keluarganya," ujar Genius.

Baca Juga

Beliau menjelaskan, sebagai pemda bertugas dan bertanggung jawab memberikan BLT ini kepada masyarakat melalui Dinas Sosial Kota Pariaman dan bekerjasama dengan PT Pos Indonesia Kota Pariaman untuk penyalurannya, karena memang sudah tugas kami melayani masyarakat dengan sebaik-baiknya.

Sementara itu Kepala Dinas Sosial Kota Pariaman, Muhammad Rum mengungkapkan, bantuan dari Pemerintah Provinsi Sumatera Barat ini adalah untuk KPM yang masuk data DTKS, tapi mereka tidak mendapat bantuan PKH, dan Bantuan BPMT

"Hari ini kita menyalurkan bantuan ini kepada 171 orang KPM. Dan Alhamdulillah semua sudah tersalurkan kepada KPM. Kedepan, sesuai permintaan dari Wali Kota Pariaman, kita akan kembali minta bantuan tambahan kepada Pemprov Sumbar untuk 150 orang lagi dan itu sudah disiapkan datanya," pungkas M.Rum. (*)

Komentar