Pesan Innova Zenix Hybrid Inden Sampai 4 Bulan

Metro- 07-01-2023 15:16
Toyota Kijang Innova Zenix. (Dok : Istimewa)
Toyota Kijang Innova Zenix. (Dok : Istimewa)

Penulis: Fajril

Padang, Arunala.com - Toyota Kijang Innova Zenix tampaknya benar-benar mobil keluarga yang paling ditunggu di Indonesia khususnya Sumbar.

Pemesanan Toyota Kijang Innova Zenix terus tumbuh. Mobil tersebut hadir dalam dua varian yakni bermesin hybrid dan bermesin bensin 2.0L.

Bila konsumen yang minat Innova Zenix Hybrid harus menunggu sedikit lama, beda halnya dengan varian bensin.

Baca Juga

"Ya itu sekitar 3 sampai 4 bulanan untuk yang hybrid. Kalau bensin itu mungkin dua minggu atau 1 bulan indennya, lebih siap," kata Sales Supervisor Auto2000 Khatib Sulaiman, Doni Agustra, kepada Arunala.com , di showroom Auto2000 Khatib Sulaiman, Sabtu (7/1).

Sejauh ini, sebut Doni, Innova Zenix Hybrid masih menjadi primadona lantaran paling banyak diburu ketimbang versi bensin.

"Namun konsumen diminta untuk lebih bersabar karena indennya lama," sebut Doni.

Melihat hal tersebut, pihaknya pun mengaku cukup senang atas antusias dari masyarakat lantaran Kijang Innova Zenix Hybrid memiliki permintaan yang cukup tinggi.

"Memang waktu itu kami berpikir mungkin masyarakat belum gampang menerima hybrid dan ingin bensin. Apalagi teknologi mesin bensin lebih irit dan tenaga lebih besar," ucapnya.

"Ternyata Indonesia khususnya Sumbar lebih cepat menerima. Makanya ada perbedaan inden yang cukup jauh antara gasoline dan hybrid," sambung Doni.

Doni menjelaskan kelebihan Toyota Innova Zenix Hybrid bisa dilihat. Di antaranya mesin M20A-FXS hybird memiliki kapasitas 2.000 cc Dynamic Force dipadukan dengan baterai Lithium Ion.

Mesin ini sama dengan yang digunakan oleh Toyota Prius terbaru yang belum lama diperkenalkan di Jepang.

"Hasil kombinasi dari mesin dan motor elektriknya tersebut, diklaim mampu menghasilkan tenaga gabungan maksimum 223 hp. Sementara untuk konsumsi BBM-nya diklaim 21 km per liter," ucapnya.

Selanjutnya ada di penggunaan captain seat ottoman. Tipe ottoman tentu lebih nyaman untuk penumpang. Dan, kehadiran sandaran kaki yang menjadikan duduk di joknya semakin rileks. Ditambah lagi, ada pengaturan elektrik di captain seat ottoman.

"Fitur Toyota Safety Sense 3.0. Teknologi ini serupa di Toyota Voxy dan bZ4X, terintegrasi dengan Pre-Colission System (PCS), Dynamic Radar Cruise Control (DRCC) with Curve Speed Reduction, Lane Tracing Assist (LTA), hingga Automatic High Beam (AHB)," paparnya.

Ada beberapa hal baru pada TSS 3.0 dibanding TSS 2.0. Pertama, jarak deteksi ke depan menjadi lebih luas, baik ke atas maupun ke bawah, dan ke kanan maupun ke kiri.

Selain itu, deteksi ke depan kini bisa melihat obyek bergerak lebih luas, bahkan dengan jarak yang lebih dekat. Kedua improvement ini masuk ke dalam aspek teknis pada radar.

"TSS 3.0 di Innova Zenix jadi dapat mendeteksi pejalan kaki dan pengendara sepeda dari arah yang berlawanan. Sistem ini juga mampu mendeteksi kendaraan lain dan pengendara sepeda motor yang melintas di persimpangan," ungkap Doni.

Kelebihan lainnya, power back door dengan Voice Command untuk membuka bagasi.

"Jadi, bagasi Toyota Kijang Gen-7 bisa dibuka hanya melalui perintah suara, tidak perlu disentuh sama sekali. Tentu ini memudahkan ketika ingin memasukkan barang ke bagasi," tuturnya.

Pada varian hybrid, Kijang Innova Zenix hadir dalam tiga tipe utama, yakni G, V, dan Q sebagai tipe tertinggi.

Sementara varian mesin bensin tersedia dalam dua tipe yaitu G dan V. "Harganya mulai dari Rp400 sampai Rp600 jutaan," tukasnya.

Komentar