875 Calon PPS Kota Padang Ikuti Tes Wawancara

Metro- 12-01-2023 20:30
Ketua KPU Kota Padang, Riki Eka Putra. (Foto : Arzil)
Ketua KPU Kota Padang, Riki Eka Putra. (Foto : Arzil)

Penulis: Arzil

Padang, Arunala.com - Ada 875 orang calon anggota panitia pemungutan suara (PPS) yang dinyatakan lolos ujian tertulis dengan sistem computer asisted test (CAT) oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Padang.

Ratusan PPS yang lolos ini merupakan bagian dari perpanjangan tangan KPU Padang di tingkat desa/kelurahan untuk pelaksanaan pemilu 2024 ini.

Ketua KPU Padang, Riki Eka Putra mengatakan, awalnya sebanyak 1.293 calon yang ikut ujian tertulis dengan sistem CAT yang diadakan KPU Padang pada Jumat - Sabtu (6-7/1) lalu.

Baca Juga

"Dari hasil ujian itu CAT, yang dinyatakan lulus sebanyak 875 orang, mereka ini nantinya akan mengikuti tes wawancara yang akan kami adakan selama tiga hari dimulai Minggu hingga Selasa (15-17/1), dan tempatnya di KPU Padang," kata Riki Eka Putra saat dihubungi Arunala.com , Kamis sore (12/1).

Dia menerangkan, pelaksanaan tes wawancara bagi calon anggota PPS itu akan dibagi dalam 12 sesi. Artinya untuk satu hari ada empat sesi wawancara yang dilakukan oleh KPU Padang.

"Dalam pelaksanaan tes itu nanti, tiap komisioner di KPU Padang akan langsung turun mewawancarai calon peserta itu. Insya Allah dalam waktu tiga hari itu kami sangat berharap tes itu bisa selesai dikerjakan," ucap Riki Eka Putra lagi.

Riki juga menerangkan, berkaitan dengan telah keluarnya hasil tes CAT itu, KPU Padang membuka kesempatan pada masyarakat untuk berikan masukan dan tanggapan mereka terhadap calon PPS yang lolos CAT itu.

"Waktu memberikan masukan dan tanggapan masyarakat itu dimulai sejak hasil ujian CAT diumumkan KPU Padang di hari ini (Kamis, red) hingga Sabtu (14/1) atau sehari jelang tes wawancara dilakukan," terang Riki lagi.

Adapun tanggapan masyarakat yang dimaksud Riki, misalnya terkait dengan persyaratan atau juga dugaan adanya calon yang afiliasi dengan peserta pemilu.

"Nah, tanggapan masyarakat ini dikirimkan langsung oleh pemberi tanggapan langsung ke KPU Padang. Tanggapan itu dimasukkan ke dalam kotak tanggapan yang kami sediakan, dan bagi pemberi tanggapan juga harus disertai dengan identitas yang jelas," ujar Riki.

Tanggapan masyarakat yang telah terkumpul pada kotak tanggapan itu, sambung Riki, nanti pada Sabtu malam, kemudian akan memeriksa isi tanggapan masyarakat itu dan memverifikasinya, selanjutkan akan diserahkan kepada masing-masing pokja yang akan bertugas melakukan tes wawancara besoknya.

Ditanya, jika seandainya tanggapan masyarakat itu ada indikasi adanya kesalahan dalam persyaratan mereka atau memang berafiliasi dengan peserta pemilu?

Di sini Riki menjelaskan, masukan atau tanggapan masyarakat itu nantinya akan ditanyakan langsung kepada calon bersangkutan oleh tim yang melakukan wawancara dan peserta wawancara diberi hak untuk mengklarifikasi masukan atau tanggapan masyarakat itu terhadap diri peserta.

"Jika di saat tim melakukan pendalaman atas masukan atau tanggapan masyarakat yang kemudian peserta itu tidak memenuhi syarat, maka saat penetapan hasil lulus tes wawancara nanti dinyatakan gugur," kata Riki Eka Putra.

Komentar