Khadafi Minta Semua Program Bisa Capai Target

Metro- 17-01-2023 18:59
Anggota Bawaslu Sumbar, Muhammad Khadafi. (Dok : Istimewa)
Anggota Bawaslu Sumbar, Muhammad Khadafi. (Dok : Istimewa)

Penulis: Arzil

Padang, Arunala.com - Semua ketua Bawaslu kabupaten kota di Sumbar secara bersama menandatangani perjanjian kinerja dengan ketua Bawaslu Sumbar.

Penandatanganan ini dilakukan di kantor Bawaslu Sumbar, Selasa siang (17/1).

"Penandatanganan perjanjian kinerja itu merupakan bentuk komitmen Bawaslu kabupaten kota itu terhadap kinerja yang akan mereka lakukan selama 2023 ini," kata Anggota Bawaslu Sumbar, Muhammad Khadafi kepada Arunala.com , di ruang kerjanya, Selasa sore.

Khadafi menjelaskan, penandatanganan komitmen perjanjian kinerja itu fungsinya untuk memastikan seluruh program kerja di kabupaten kota dan selanjutnya bisa ditindaklanjuti sesuai komitmen yang mereka tandatangani tersebut.

Disamping itu, lanjut dia, Bawaslu Sumbar juga lakukan evaluasi beberapa kegiatan yang telah dilakukan rekan-rekannya di daerah selama tahun 2022 kemarin.

"Terkait dengan penandatanganan perjanjian kinerja tadi, tentunya kami di Bawaslu Sumbar berharap dan menginginkan kedepannya apa yang sudah ditetapkan dalam komitmen perjanjian kinerja itu bisa dilaksanakan sesuai target yang telah dibuat," ujar Khadafi lagi.

Kemudian, sambung Khadafi, beberapa hal yang bisa mengganggu proses tahapan, maupun kegiatan yang bersifat sosialisasi hendaknya bisa dicegah terjadinya.

Ditanya apa ada penekanan target kinerja yang diminta Bawaslu Sumbar pada jajarannya di daerah? Untuk hal ini, Khadafi menjelaskan memang ada.

"Pertama menyangkut target dari sisi anggaran yang diharapkan bisa direalisasikan 100 persen. Tapi ada hal-hal lain yang nantinya didalam perjalanan, bisa saja muncul persoalan menyangkut tertibnya regulasi," papar Khadafi.

Dia mencontohkan, seperti persoalan menyangkut pekerjaan yang bisa jadi disebabkan faktor alam, atau faktor lainnya.

"Namun pada intinya, seluruhnya perlu dibuat perencanaan, misalnya mana yang program tahapan, mana program harian seperti belanja pegawai, pengadaan ATK atau bersifat reguler, nah itu yang akan dikerja pelaksanaannya agar target kinerja bisa dicapai," ungkapnya.

Memang, imbuh Khadafi, dalam perjanjian kinerja yang ditandatangani itu tidak memuat klausul warning (peringatan), namun perjanjian tetap meminta Bawaslu kabupaten kota untuk memegang teguh komitmen kinerja yang sudah mereka buat.

Sebaliknya, Bawaslu Sumbar akan memberikan dorongan dan fasilitasi baik dalam penggunaan anggaran, staf sekretariat dan lainnya.

Karena belum semuanya Bawaslu kabupaten kota itu berstatus Satker, ada yang masih berinduk ke Bawaslu Sumbar.

"Nah, cara kami (Bawaslu Sumbar, red) memberikan dorongan itu bisa saja dalam bentuk pelatihan, bimbingan teknis, rapat kerja dan juga advokasi atau bimbingan," papar Khadafi lagi.

Di sisi lain, Ketua Bawaslu Agam, Elvys dan Ketua Bawaslu Payakumbuh Suci Wildanis sama-sama menyebutkan, dalam perjanjian kinerja yang mereka teken hari itu berisikan komitmen dari Bawaslu kabupaten kota di Sumbar untuk bisa bekerja sesuai target yang telah mereka buat.

"Perjanjian yang kami teken itu diantaranya memuat capaian kinerja kami menyangkut anggaran di sekretariat, selanjutnya memuat target pelaksana tahapan untuk pemilu 2024 hingga menyangkut kegiatan sosialisasi dan pengawasan yang akan kami laksanakan nantinya," kata mereka berdua.

Komentar