Bawaslu Putuskan KPU Sumbar Tak Melanggar

Metro- 20-01-2023 11:13
Majelis sidang Bawaslu Sumbar saat membacakan putusan sidang dugaan pelanggaran administrasi yang dilaporkan Yan Firdaus, di Kantor Bawaslu Sumbar, Jumat pagi (20/1). (Dok : Istimewa)
Majelis sidang Bawaslu Sumbar saat membacakan putusan sidang dugaan pelanggaran administrasi yang dilaporkan Yan Firdaus, di Kantor Bawaslu Sumbar, Jumat pagi (20/1). (Dok : Istimewa)

Penulis: Arzil

Padang, Arunala.com - Laporan bakal calon DPD dari Sumbar, Yan Firdaus atas dugaan pelanggaran administrasi pencalonan DPD oleh KPU Sumbar, diputuskan tidak terbukti melakukan pelanggaran administrasi oleh Bawaslu Sumbar.

Pelapor Yan Firdaus yang tidak hadir saat pembacaan putusan oleh majelis sidang Bawaslu Sumbar, Jumat pagi (20/1). (Dok : Istimewa)
Pelapor Yan Firdaus yang tidak hadir saat pembacaan putusan oleh majelis sidang Bawaslu Sumbar, Jumat pagi (20/1). (Dok : Istimewa)

Putusan itu disampaikan majelis sidang Bawaslu Sumbar yang langsung dipimpin ketua Alni, di ruang sidang kantor tersebut, Jumat (20/1).

"Laporan dugaan pelanggaran administrasi dengan nomor register 001 atas nama Yan Firdaus diputuskan, bahwa KPU Sumbar tidak terbukti melakukan pelanggaran sebagai mana dilaporkan pelapor," kata Alni didampingi empat anggota Bawaslu Sumbar yang lain yakni, Ely Yanti, Nurhaida Yetty, Muhammad Khadafi dan Benny Aziz.

Baca Juga

Sebelum putusan itu ditetapkan majelis sidang silih berganti memaparkan kronologis dari perjalanan laporan yang dilaporkan Yan Firdaus itu.

Putusan sidang yang dikeluarkan majelis sidang Bawaslu Sumbar itu dituangkan dalam surat keputusan sidang dengan nomor register: 001/LP/ADM.PL/BWSL.PROV/03.00/I/2023.

Sayangnya, dalam pembacaan putusan laporan dengan nomor registes 001 itu tidak dihadiri Yan Firdaus sebagai pelapor.

Sementara pihak terlapor yakni KPU Sumbar, hadir dalam pembacaan putusan itu, yang dipimpin ketuanya Yanuk Sri Mulyani, anggota Amnasmen, Sekretaris KPU Sumbar Firman dan Kabag Hukum, Aan Wuryanto.

Sedangkan Ketua KPU Sumbar, Yanuk Sri Mulyani kepada Arunala.com seusai sidang menerangkan, putusan sidang dugaan pelanggaran yang dilaporkan pelapor Yan Firdaus kepada KPU Sumbar, dinyatakan tidak terbukti lakukan pelanggan administrasi oleh majelis sidang Bawaslu Sumbar.

"Dengan putusan majelis sidang Bawaslu Sumbar itu, membuktikan apa yang kami lakukan terhadap tahapan pencalonan anggota DPD itu sudah sesuai dengan tata cara dan prosedur yang ada dalam regulasi KPU," kata Yanuk.

Ditanya dengan laporan dugaan pelanggaran dari dua pelapor lagi, apakah mengganggu tahapan perbaikan vermin syarat dukungan balon DPD lainnya?.

"Untuk hal itu, tidak mengganggu proses tahapan. Kami tetap saja jalan sesuai dengan jadwal yang sudah ada," kata Yanuk.

Komentar