Bank Nagari akan Luncurkan SuperApps Tahun Ini

Teknologi- 24-01-2023 20:44
Direktur Operasional Syafrizal, Direktur Kepatuhan Restu Wirawan, Direktur Utama Muhamad Irsyad, Direktur Kredit dan Syariah Gusti Candra, serta Direktur Keuangan Sania Putra. (Dok : Istimewa)
Direktur Operasional Syafrizal, Direktur Kepatuhan Restu Wirawan, Direktur Utama Muhamad Irsyad, Direktur Kredit dan Syariah Gusti Candra, serta Direktur Keuangan Sania Putra. (Dok : Istimewa)

Penulis: Fajril

Padang, Arunala.com - Demi memberikan kemudahan dan kenyamanan bertransaksi bagi para nasabahnya, Bank Nagari tiada henti melakukan inovasi digital dalam layanan perbankan.

Tahun ini, Bank Nagari akan meluncurkan produk digital Mobile Banking SuperApps. Produk digital tersebut merupakan upgrade dari Nagari Mobile Banking dan diberi nama Ollin (All In).

"Kehadiran Ollin ini menjawab kebutuhan masyarakat akan layanan digital perbankan. Apalagi kini Banking In Your Hand. Artinya, berurusan dengan bank tidak lagi dengan bank. Dimana pun bisa melakukan transaksi keuangan perbankan," kata Direktur Utama Bank Nagari, Muhamad Irsyad, saat pemaparan Kinerja Bank Nagari 2022, di Lantai IV Kantor Pusat Bank Nagari, Selasa (24/1).

Baca Juga

Irsyad mengatakan saat ini Bank Nagari masih menanti perizinan dari Bank Indonesia untuk superapps tersebut.

"Kami berharap superapps itu sudah dapat meluncur di tangan nasabah pada tahun ini. Sebab semua kebutuhan nasabah akan layanan perbankan tersedia lengkap di superapps," harapnya.

Selain itu, Irsyad melihat perubahan perilaku masyarakat ke arah digital juga membuat transaksi digital di Bank Nagari mengalami peningkatan. Ini ditunjukkan selama 2022, produk digital Bank Nagari mengalami pertumbuhan.

Baik dari segi user, frekuensi transaksi, dan nominal transaksi.

"QRIS Bank Nagari dari segi merchant tumbuh sebesar 58,94 persen dengan total 27.356 merchant di Desember 2022 dan di 2021 hanya ada 17.212 merchant," sebut Muhamad Irsyad.

Dari segi outlet, telah tumbuh sebesar 59,84 persen dengan total gerai 28.195 atau tumbuh sebanyak 10.516 dibanding 2021 sebesar 17.679 gerai.

"Dengan nominal transaksi QRIS Rp76,14 miliar dibanding 2021 Rp54,38 miliar. Sementara frekuensi transaksi 487.739 dibanding 2021 348.385," ungkapnya.

Untuk Agen Laku Pandai, dari 1.500 agen di 2021 naik menjadi 2.845 agen di 2022 atau tumbuh menjadi 89,67 persen.

"Dengan nominal Rp80,28 miliar dibanding 2021 Rp6,94 miliar. Sementara frekuensi transaksi 72.581 dibanding 2021 9.212," sebutnya.

Kemudian, hingga Desember 2022 tercatat jumlah penggunaan pada Nagari Mobile Banking sebanyak 221.442 atau tumbuh 42,44 persen.

Dibanding Desember 2021, jumlah pengguna Nagari Mobile Banking hanya 149.155 atau pertumbuhan pengguna naik sebanyak 63.302 pengguna.

"Transaksi Nagari Mobile Banking sampai Desember 2022 sebesar Rp8,12 triliun dibanding 2021 Rp6,89 triliun," ungkapnya.

Produk digital Bank Nagari lainnya yakni Nagari Cash Manajemen (NCM) dengan jumlah penggunaan 145.260 di 2022, sedangkan di 2021 jumlah pengguna 104.898 atau tumbuh 37,225 persen.

Transaksi NCM di 2022 Rp12,95 triliun, sementara 2021 Rp7,98 triliun.

Tak hanya dua produk digital tersebut, empat produk digital lainnya juga berkembang di 2022 seperti Nagari Portal Payment dengan pertumbuhan user 48,97 persen, Autodebet tumbuh 47,37 persen, SMS Banking tumbuh 28,34 persen dan SMS Notifikasi tumbuh 144,80 persen.

Sementara itu, Wakil Gubernur Sumbar Audy Joinaldy mengakui perkembangan digital Bank Nagari ini up to date dan mengikuti perkembangan teknologi.

Bahkan, dia mengklaim salah satu terbaik layaan digitalnya dari bank-bank yang ada.

"Ini bukan karena saya di sebelah pak Jack (panggilan akrab Direktur Utama Bank Nagari, Muhamad Irsyad). Tapi karena saya merasakan sendiri. Tidak mungkin saya membeberkan sesuatu yang tidak sesuai faktanya. Jadi, Nagari Mobile Banking Bank Nagari ini user friendly. Dan saya tahu Bank Nagari terus melakukan perbaikan-perbaikan terhadap layanan digitalnya," tutur Audy.

Komentar