FKPPI Sumbar Renovasi Rumah Warga Tak Layak Huni

Metro-179 hit 14-07-2020 22:44
Tim verifikasi dari FKPPI Sumbar menyampaikan hasil surveinya kepada Ketua PD III KB-FKPPI Sumbar, Syafrizal Ucok menyangkut rumah warga tidak layak huni yang akan direnovasi FKPPI Sumbar dalam waktu dekat, Senin (13/7). (Foto : Amz)
Tim verifikasi dari FKPPI Sumbar menyampaikan hasil surveinya kepada Ketua PD III KB-FKPPI Sumbar, Syafrizal Ucok menyangkut rumah warga tidak layak huni yang akan direnovasi FKPPI Sumbar dalam waktu dekat, Senin (13/7). (Foto : Amz)

Penulis: Amazwar Ismail | Editor: MN. Putra

Padang, Arunala - Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan TNI/Polri (FKPPI) Sumbar membuat gebrakan berupa aksi sosial terhadap masyarakat di Sumbar, bedah rumah bagi warga kurang mampu.

"Memang benar, saat ini kami dari anggota FKPPI Sumbar punya misi kemanusiaan. Kali ini misi itu diwujudkan dalam bentuk bedah rumah atau renovasi rumah masyarakar yang tidak layak huni, dan lokasi rumahnya sudah kami dapatkan," kata Ketua Pengurus Daerah (PD) III KB-FKPPI Sumbar, Syafrizal Ucok didampingi Sekretaris Umum FKPPI Sumbar Purwadi dan pengurus lainnya kepada media ini, di Padang, Senin (13/7).

Syafrizal menerangkan, rumah warga kurang mampu yang akan direnovasi FKPPI Sumbar itu berada di Korong Kampuang Paneh Kanagarian Balah Aia Timur, Kecamatan VII Koto Sungai Sariak, Kabupaten Padang Pariaman.

Baca Juga

Renovasi rumah tidak layak huni milik masyarakat itu, sebut Syafrizal, merupakan aksi sosial yang dilakukan FKPPI Sumbar ini diharapkan bisa menjadi percontohan bagi FKPPI di daerah lain.

Dia menambahkan, dana untuk kegiatan renovasi rumah warga yang tidak layak huni itu, diambilkan dari donasi para anggota FKPPI Sumbar.

Ditanya soal kriteria rumah yang akan mendapat renovasi dari FKPPI ini, Syafrizal menjelaskan melihat dari kondisi rumah yang dimiliki si pemilik.

Misalnya, rumahnya masih berlantai tanah, dindingnya masih anyaman (tadiah, red) serta juga melihat kondisi ekonomi dari pemilik rumah.

Untuk rumah masyarakat yang tidak layak huni di Sumbar, sebut Syafrizal Ucok, jumlahnya cukup banyak, setidaknya ada ribuan unit yang tersebar di berbagai kabupaten kota.

Sedangkan Sekretaris FKPPI Sumbar Purwadi mengaku, rumah warga yang akan di renovasi nanti di Korong Balah Aia Timur merupakan hasil survei anggotanya di FKPPI Sumbar pada Minggu (12/7) kemarin.

"Setelah kami melihat dari dekat kondisi rumah warga tidak layak huni itu, selanjutnya kami laporkan kepada ketua, untuk kemudian akan dilakukan bedah rumah atau renovasi rumah yang tidak layak huni itu menjadi rumah layak huni," kata Purwadi.

Komentar