Minimal 400 Ribu Dukungan Perbaikan Diserahkan Bapaslon

Metro-253 hit 27-07-2020 15:21
Foto : Anggota KPU Sumbar Izwaryani. (Dok : Istimewa)
Foto : Anggota KPU Sumbar Izwaryani. (Dok : Istimewa)

Penulis: Amazwar Ismail | Editor: MN. Putra

Padang, Arunala - Senin (27/7) merupakan hari terakhir bagi Bakal Calon Pasangan (Bapaslo) Gubernur dan Wakil Gubernur Sumbar jalur perseorangan Fakhrizal-Genius Umar menyerahkan tambahan berkas dukungan yang sudah diperbaiki kepada KPU Sumbar.

Meski sudah diberitahu batas akhir penyerahan perbaikan berkas dukungan, namun hingga Senin siang pukul 12.00, nyatanya belum ada dari tim bapaslon yang datang menyerah berkas tersebut kepada KPU Sumbar, yang membuka posko di Hotel Pangeran Beach Padang.

Hal ini dibenarkan Anggota KPU Sumbar Izwaryani kepada Arunala.com di hari yang sama di Hotel tersebut.

Baca Juga

"Hingga Senen (27/7) pukul 12.00 belum masuk tambahan berkas dukungan pasangan Fakhrizal-Genius Umar, kami akan menunggu mereka hingga batas akhir penyerahan yakni pukul 24.00 hari Senin ini," kata Izwaryani.

Menurut dia, formulir yang akan diserahkan bapaslon itu nantinya sama dengan formulir ketika mereka menyerahkan syarat dukungan saat verifikasi administrasi dulu.

"Ada beberapa item yang harus bapaslon serahkan di hari ini, pertama dokumen B.1 KWK perseorangan ditambah dengan dokumen B.1 KWK perbaikan yang ditempeli foto kopi KTP elektronik," jelas Izwaryani.

Kemudian dokumen kedua yang harus diserahkan, lanjut dia, adalah dokumen B. 1.1 KWK perseorangan perbaikan yaitu dokumen yang berisikan daftar nama pendukung yang dimasukkan B.1 KWK nya yang dicetak dari Silon (sistem informasi pencalonan). Kemudian dokumen B.2 KWK yang berisikan jumlah rekap pendukung per Nagari, kecamtan dan kabupaten kota.

Dia menambahkan, kalau bapaslon ini ingin memasukkan berkas dukungan perbaikan itu, setidaknya mereka harus menyerahkan sebanyak 400 ribu berkas dukungan perbaikan itu.

"Alasannya kami akan mengecek lagi dukungan perbaikan itu mana yang lengkap dan tidak lengkap. Jika nanti diperiksa banyak yang tidak lengkapnya, dan ternyata angkanya dibawah 371.568 ribu, kalau dibawah itu otomatis tidak bisa diterima," kata Izwaryani.

Komentar