Kesiapan APD Bagi Pengawas Jadi Prioritas

Metro-217 hit 27-07-2020 23:59
Sekjen Bawaslu RI, Gunawan Suswantoro didampingi Anggota Bawaslu Sumbar saat meninju Panwascam Kuranji, Kota Padang, Senin (27/7). (Foto : Amz)
Sekjen Bawaslu RI, Gunawan Suswantoro didampingi Anggota Bawaslu Sumbar saat meninju Panwascam Kuranji, Kota Padang, Senin (27/7). (Foto : Amz)

Penulis: Amazwar Ismail | Editor: MN. Putra

Padang, Arunala - Sekretaris jenderal (Sekjen) Bawaslu RI, Gunawan Suswantoro meninjau langsung kesiapan alat pelindung diri (APD) bagi jajaran Bawaslu di Sumbar, mulai dari tingkat provinsi hingga tingkat Panwascam.

Gunawan menyebutkan kesiapan APD bagi jajaran pengawas dalam pelaksanaan Pilkada serentak 2020 di Sumbar merupakan hal penting.

"Saya ke Padang ini untuk meyakinkan agar jajaran pengawas ini benar-benar siap untuk memfasilitasi pengawasan Pilgub Sumbar dan pilwako serta pilbup di 13 kabupaten kota di Sumbar," kata Gunawan kepada media ini di kantor Bawaslu Sumbar, Senin (27/7).

Baca Juga

Selain itu, Gunawan juga ingin memastikan kesiapan di segi anggaran, personil persiapan menyangkut sarana prasarana dan lainnya.

"Alhamdulillah, sepanjang yang saya lihat, Sumbar sudah lebih maju karena kesiapannya sudah lengkap," ulas Gunawan.

Berbicara soal kesiapan segi anggaran, Gunawan mengatakan dari kabupaten kota yang ada di Sumbar, cuma Bawaslu Kabupaten Pesisir Selatan saja yang anggaran pengawasannya yang bersumber dari NPHD yang belum cukup 100 persen.

"Untuk Bawaslu kabupaten kota lainnya sudah 100 persen pencairan dananya dari APBD daerah masing-masing," lanjut Gunawan.

Dengan masih ada satu kabupaten yang belum mencairkan anggaran pilkada untuk pengawasan, Gunawan mengaku akan menyampaikan hal itu ke Kemendagri.

Pada hal, kata dia, sesuai Permendagri No.41/2020, batas pencairan anggaran pilkada 100 persen untuk Bawaslu itu paling lambat 9 Juli 2020.

Nah sekarang sudah tanggal 27 Juli, namun anggaran untuk Bawaslu Pessel belum juga dicairkan 100 persen dari pemkab setempat.

Di sisi lain, kehadiran Sekjen Bawaslu RI ini ke Bawaslu Sumbar juga untuk mewawancarai langsung dua orang calon Kepala bagian (Kabag) yang nantinya ditempatkan di Kesekretariatan Bawaslu Sumbar.

"Soalnya masih ada satu posisi Kabag yang kosong di Bawaslu Sumbar yakni Kabag Hukum, Sengketa, Humas dan Datin yang nantinya digabung menjadi satu bagian," terang Gunawan.

Terpisah, Ketua Bawaslu Kota Padang, Dori Putra mengatakan sudah dapat bantuan APD dari Bawaslu RI.

"Bantuan APD yang diberikan Bawaslu RI itu berupa masker, hand sanitizer, sarung tangan sekali pakai, kemudian APD lainnya yang sudah ditentukan Gugus tugas bagi penyelenggara pilkada," sebut Dori.

Dia mengaku, bantuan APD yang sudah diterima itu sudah pula didistribusikan kepada Panwascam dan panwas kelurahan.

"Dengan begitu, apabila petugas kami lakukan pengawasan di lapangan, sudah harus memakai APD," kat Dori Putra.

Komentar