Tim Gugus Tracing Sejumlah Pelanggan Depot Air Minum

Metro-272 hit 09-09-2020 18:20
Kepala Dinas Kesehatan Mentawai, Lahmuddin. (Dok : Istimewa)
Kepala Dinas Kesehatan Mentawai, Lahmuddin. (Dok : Istimewa)

Penulis: Darizon Y | Editor: MN. Putra

Padang, Arunala - Pasca-positifnya 16 dari 25 karyawan depot air minum isi ulang yang terpapar Covid-19 di Desa Bukit Pamewa Kecamatan Sipora Utara Kabupaten Kepulauan Mentawai, kini Dinas Kesehatan kabupaten setempat melakukan tracing dan tracking pada sejumlah pelanggan depot air minum itu.

"Saat ini tim masih melakukan tracing pada warga atau pelanggan dari depot air minum, apakah mereka yang kontak dengan karyawan depot air minum itu juga terdapat atau tidak," kata Kepala Dinas Kesehatan Mentawai, Lahmuddin saat dihubungi Arunala.com , Rabu siang (9/9).

Menurut dia, tracing dilakukan karena sebelumnya ada 16 karyawan di depot air minum itu yang terpapar virus Covid-19.

Baca Juga

Sejauh ini, sebut Lahmuddin, pihak Dinkes belum dapat data berapa orang pelanggan air minum isi ulang," ungkap dia.

Namun lanjut dia, ada sebagian pelanggan pernah kontak menghubungi Dinkes Mentawai. Mereka mengaku pernah beli air minum isi ulang di depot air minum itu.

"Pelanggan tersebut langsung kami swab. Selain itu Dinkes juga membuka posko bagi pelanggan yang pernah kontak dengan perusahaan air minum isi ulang itu agar melapor ke posko yang kami buat itu," kata Lahmuddin.

Komentar