Kartu PBI KJ Telah Dihapus, Bagaimana Mengaktifkannya Lagi?

Ekonomi-154 hit 10-09-2020 14:04
Selebaran BPJS Kesehatan yang tayang di sejumlah Medsos. (Dok : Istimewa)
Selebaran BPJS Kesehatan yang tayang di sejumlah Medsos. (Dok : Istimewa)

Penulis: Amazwar Ismail | Editor: MN. Putra

Padang, Arunala - Penerima Bantuan Iuran (PBI) Jaminan Kesehatan (JK) yang sebelumnya sempat dihapus paling lama enam bulan sejak penetapan penghapusan dikeluarkan, kini dapat diaktifkan kembali.

Bisa aktifnya kembali peserta PBI ini berdasarkan Permensos RI Nomor 21 Tahun 2019 pasal 8.

Dari selebaran serta informasi yang dikeluarkan BPJS Kesehatan di sejumlah media sosial (medsos) menyebutkan ada beberapa langkah untuk mengaktifkan kembali peserta PBI dengan syarat ditemukan layak membutuhkan layanan kesehatan.

Baca Juga

Untuk langkah pertama, peserta dapat menghubungi BPJS Kesehatan Care Center 1500 400 atau datang langsung ke Kantor BPJS terdekat untuk mengetahui status kepesertaan PBI JK.

Langkah kedua, Peserta melaporkan diri ke Dinas Sosial setempat dengan membawa kartu JKN-KIS , KK, dan KTP-el.

Langkah ketiga, berdasarkan dokumen kependudukan, Dinas Sosial menerbitkan surat keterangan yang ditujukan kepada Kepala Cabang BPJS Kesehatan setempat untuk permohonan reaktifasi status kepesertaan PBI JK dan membutuhkan layanan kesehatan.

Sedangkan langkah keempat, Peserta melapor ke petugas RS bahwa kartunya sudah diaktifkan kembali.

Selain empat langkah diatas, BPJS Kesehatan juga menekankan bagi peserta PBI JK yang telah dinonaktifkan lebih dari 6 (enam) bulan lalu, silakan membawa dokumen kependudukan dan mengajukan permohonan kepada Dinas Sosial setempat untuk diproses agar terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) sesuai ketentuan PP nomor 76 tahun 2015 dan Permensos nomor 5 tahun 2019 tentang pengelolaan DTKS.(rel)

Komentar