Cegah Kebakaran TNKS, Masyarakat Peduli Api Dibentuk

Metro-122 hit 14-09-2020 21:17
Kepala SPTN III Painan Laskar Jaya Permana beri arahan  saat pembentukan kelompok Masyarakat Peduli Api di Kabupaten Pesisir Selatan, Senin (14/9). (Foto : Rio)
Kepala SPTN III Painan Laskar Jaya Permana beri arahan saat pembentukan kelompok Masyarakat Peduli Api di Kabupaten Pesisir Selatan, Senin (14/9). (Foto : Rio)

Penulis: Snm | Editor: MN. Putra

Pessel, Arunala -- Untuk pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan serta lahan, khususnya di dalam kawasan Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS), melalui Seksi Pengelolaan Taman Nasional (SPTN) Kerinci Seblat Wilayah III, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) membentuk kelompok Masyarakat Peduli Api.

Pembentukan kelompok itu dilakukan Kepala SPTN III Painan Laskar Jaya Permana di Hotel Saga Permai, Senin (14/9).

Kegiatan ini juga dihadiri Kepala BPBD Pessel Herman Budiarto, dan narasumber dari Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumbar Ade Putra dan Gusman Efendi.

Baca Juga

Jumlah anggota kelompok Masyarakat Peduli Api yang dikukuhkan itu sebanyak 30 orang yang berasal dari perwakilan masyarakat yang berbatasan dengan kawasan TNKS di Pessel.

Kepala SPTN III Painan Laskar Jaya Permana menyampaikan, untuk menumbuh kembangkan peran masyarakat dalam pengendalian kebakaran hutan, harus dilakukan penguatan kelembagaan pada masyarakat, sehingga akan meningkatkan kemampuan dan kemandirian dalam pengendalian kebakaran hutan.

"Kehadiran kelompok Masyarakat Peduli Api diharapkan menjadi katalisator dalam menghambat terjadinya kebakaran hutan yang lebih luas," kata Laskar Jaya Permana.

Tidak itu saja, lanjut Laskar, masyarakat diharapkan juga ikut serta secara aktif dalam proses kegiatan pencegahan, pemadaman dan penanganan pasca kebakaran hutan.

Laskar juga mengatakan kegiatan tersebut diiringi dengan kegiatan praktek lapangan di lokasi Bukit Penyabungan Sago.

Sedangkan Kepala BPBD Pessel, Herman Budiarto, menyampaikan Pemkab Pessel mengapresiasi pihak TNKS atas pembentukan kelompok Masyarakat Peduli Api di Pessel.

"Peran Masyarakat Peduli Api penting untuk mensosialisasikan hal tersebut pada masyarakat luas menyangkut hal-hal yang berkaitan dengan kebakaran hutan dan pencegahannya," sebut Herman Budiarto.

Selain pembentukan kelompok Masyarakat Peduli Api dan juga praktek lapangan, peserta juga diberikan pembekalan dari dua nara sumber yakni Ade Putra dan Gusman Efendi yang sengaja diundang penyelenggara.

"Untuk tahap awal, kami memberikan materi tahap - tahap awal, yaitu tentang peran dan pengenalan alat," kata Ade Putra.

Komentar