DPS Pilgub Sumbar 3.691.592 Pemilih

Metro-121 hit 16-09-2020 21:15
Anggota KPU Sumbar, Nova Indra. (Dok : Istimewa)
Anggota KPU Sumbar, Nova Indra. (Dok : Istimewa)

Penulis: Amazwar Ismail | Editor: MN. Putra

Padang, Arunala -- Pada pelaksanaan pemilih Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) 2020 ini, jumlah daftar pemilih sementara (DPS) yang didata Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumbar sebanyak 3.691.592 pemilih.

Jumlah ini terlihat berkurang jika dibandingkan jumlah daftar pemilih tetap (DPT) Sumbar untuk pemilu 2019 lalu yang berjumlah 3,718,237 pemilih.

Penetapan DPS Pilgub Sumbar ini dilakukan KPU Sumbar dalam rapat pleno yang dihadiri ketua KPU se-Sumbar dan juga dihadiri Anggota Bawaslu Sumbar, Vifner, partai politik serta stakeholder lainnya, di Hotel Pangeran Beach, Rabu (16/9).

Baca Juga

Dari pihak KPU Sumbar, hadir dalam rapat pleno itu Ketua KPU Sumbar Amnasmen selaku pimpinan rapat, didampingi komisioner lainnya, Nova Indra, Izwaryani, Gebril Daulai dan Yanuk Sri Mulyani, serta Sekretaris KPU Firman dan sejumlah staf KPU.

"Meski KPU Sumbar menetapkan jumlah pemilih sementara, nantinya DPS ini akan dilakukan kembali pendata ulangnya, sehingga pada 16 Oktober 2020 nanti bisa didapatkan jumlah pemilih tetap untuk Pilgub Sumbar ini," kata Anggota KPU Sumbar sekaligus Koordinator Divisi Perencanaan Data dan Informasi, Nova Indra dalam rapat pleno itu.

Dia merinci, jumlah DPS sebanyak 3.691.592 pemilih itu terdiri dari 1.821.951 pemilih laki-laki, dan 1.869.641 pemilih perempuan, sedangkan pemilih terbanyak untuk Pilgub Sumbar ini terdapat di Kota Padang yakni sebanyak 615.307 orang pemilih.

Dia juga menerangkan, bagi pemilih yang namanya sudah tertera atau tercantum dalam daftar pemilih tetap (DPT) Pilgub Sumbar 2020, akan ditetapkan sebulan ke depan, tepatnya 16 Oktober 2020.

Ditanya, jelang penetapan DPT itu adakah perbaikan-perbaikan DPS lagi yang dilakukan KPU seperti yang terjadi pada pemilu 2019, dijawab Nova Indra hal itu tidak ada lagi.

"Pascapenetapan DPS ini, nantinya data ini akan diumumkan di setiap kantor kecamatan, kantor kelurahan dan juga kantor wali nagari yang ada di Sumbar, selama 10 hari. Setelah itu masuk ke tahap tanggapan masyarakat apakah nama mereka sudah masuk dalam DPS itu atau belum," kata Nova Indra.

Proses dari tahapan tanggapan masyarakat ini, sebut dia, merupakan proses memparbaiki DPS yang ada, dan ini berlangsung jelang dilakukannyapenetapan daftar pemilih tetap (DPT) Pilgub Sumbar 2020 pada 16 Oktober itu.

Sementara Komisioner Komisi Informasi Sumbar Tantri Endang Lestari yang hadir pada pleno itu menilai penetapan DPS Pilgub 2020 yang dilakukan KPU Sumbar itu cukup terbuka.

"Kental sekali, keterbukaan data pemilih sementara yang diuraikan dan ditetapkan KPU itu. Tahapan ini menggaransi bahwa KPU sebagai penyelenggara telah memaknai keterbukaan informasi publik adalah keniscayaan,"ujar Tantri Endang Lestari.

Komentar