Dua Komisioner KPU Agam Terpapar Covid-19

Metro-189 hit 16-09-2020 19:07
Sekretaris KPU Agam, Adli Mulyadi. (Dok : Istimewa)
Sekretaris KPU Agam, Adli Mulyadi. (Dok : Istimewa)

Penulis: Darizon Y | Editor: MN. Putra

Padang, Arunala - Satu hari pasca-penerimaan pendaftaran bakal calon (balon) Bupati dan Wakil Bupati Agam, tepatnya Senin (7/9), semua Komisioner dan staf di kesekretariatan KPU Agam menjalani uji swab massal.

Dari hasil swab yang baru keluar sebagian di KPU Agam itu menunjukkan ada lima orang yang terpapar Covid-19.

"Lima orang yang terpapar Covid-19 di KPU Agam itu masing-masing dua orang komisioner, dua orang staf kesekretariatan dan satu orang lagi siswa/mahasiswa yang sedang magang di KPU Agam," ungkap Sekretaris KPU Agam, Adli Mulyadi saat dihubungi Arunala.com , Rabu (16/9).

Baca Juga

Akan tetapi, Adli Mulyadi tidak menyebutkan siapa saja dari komisioner maupun staf di KPU Agam itu yang terpapar Covid-19 itu.

Malah dirinya menyampaikan, diduga dua komisioner dan staf di KPU Agam yang positif Covid-19 ini setelah mereka menerima pendaftaran salah seorang dari balon bupati "TF" yang ternyata terpapar Covid-19.

Hal itu kemudian, lanjutnya, juga dikuatkan hasil swab dari laboratorium dan Dinas Kesehatan Kabupaten Agam yang disampaikan kepada KPU Agam, Senin (15/9) lalu.

Terhadap mereka di KPU Agam yang terpapar Covid-19 ini sedang menjalani proses isolasi mandiri. Sementara itu, sekretariat KPU Agam kembali lakukan swab.

"Ini dilakukan guna memutus mata rantai penyebaran virus corona di Kabupaten Agam," jelas Adli Mulyadi.

Dia menyebutkan, pada uji swab pertama dilakukan pada Senin (7/9) itu ada puluhan staf kesekretariatan KPU Agam termasuk komisioner dan dirinya sebagai sekretaris, menjalani uji swab massal.

"Dari puluhan orang di KPU Agam yang uji di swab pada hari itu, dan Selasa (15/09 )baru sebagian yang keluar hasinya, dan sebagian lagi masih ada yang belum keluar," ucap dia.

"Sekarang ini (Rabu, red), kami kembali lakukan uji swab terhadap semua staf dan juga komisioner. Selain itu juga lakukan penyemprotan disinfektan di kantor KPU Agam tersebut," tambah Adli Mulyadi.

Ini, kata dia, untuk rasa menghilangkan dan kebimbangan pihaknya dalam menyelenggarakan pemilihan kepala daerah di Agam.

"Semoga saja tidak banyak yang terpapar virus corona di KPU Agam," tukasnya Adli Mulyadi.

Kemudian, belajar dari kejadian yang muncul, Adri Mulyadi mengaku memperketat penerapan protokol kesehatan di lingkungan kerjanya.

"Bagi tamu yang datang ke KPU Agam juga diminta patuhi protokol kesehatan yakni dengan memakai masker. Kami menyiapkan handsanitizer, bagi tamu, serta ada juga disediakan sabun untuk cuci tangan terhadap tamu yang hadir itu," kata Adli Mulyadi.

Komentar