Koalisi 3 Partai Bakal Absen di Pilkada Kabupaten Solok

Metro-209 hit 17-09-2020 23:31
Anggota KPU Kabupaten Solok, Defil. (Dok : Istimewa)
Anggota KPU Kabupaten Solok, Defil. (Dok : Istimewa)

Penulis: Amazwar Ismail | Editor: MN. Putra

Padang, Arunala - Tampaknya koalisi partai Demokrat, Hanura dan PDIP absen untuk ikut Pilkada serentak 2020 di Kabupaten Solok.

Pasalnya, koalisi partai ini tidak menyerahkan berkas pendaftaran dari calon pengganti mengingat bakal calon (balon) bupati mereka yakni Iriadi yang dinyatakan tidak memenuhi syarat (TMS) oleh KPU Kabupaten Solok.

"Hingga batas waktu yang diberikan KPU, yakni Rabu malam (16/7) hingga pukul 24.00, calon pengganti dari koalisi Demokrat, Hanura dan PDIP itu tidak juga datang ke KPU," ungkap Anggota KPU Kabupaten Solok, Defil saat dihubungi Arunala.com , Kamis malam (17/9).

Baca Juga

Defil mengaku tidak tahu pasti kenapa calon bupati pengganti dari koalisi partai itu tidak ada.

"Pada hal, kami di KPU Kabupaten Solok sudah mendorong para pengurus dari koalisi partai itu segera bisa menyerahkan berkas pencalonan dan berkas syarat calon pengganti itu. Bahkan di hari terakhir kami menunggu hingga pukul 24.00," kata Defil.

Ditanya, apakah dengan tidak datangnya calon pengganti itu, menjadikan koalisi partai ini gagal mengusung calon?

Defil menjawab hal itu nantinya bisa diketahui setelah KPU menetapkan pasang calon nantinya.

"Penetapan pasangan calon yang akan ikut pilkada di Kabupaten Solok ini akan kami lakukan pada 23 September 2020 nanti," pungkas Defil.

Komentar