Sejumlah Pemukiman di Padang Dilanda Banjir

Metro-103 hit 23-09-2020 23:16
Salah satu pemukiman warga di Belimbing Kuranji yang terdampak banjir akibat tingginya curah hujan di Kota Padang pada Rabu siang (23/9). (Foto : Can)
Salah satu pemukiman warga di Belimbing Kuranji yang terdampak banjir akibat tingginya curah hujan di Kota Padang pada Rabu siang (23/9). (Foto : Can)

Penulis: Can | Editor: MN. Putra

Padang, Arunala - Hujan dengan intensitas tinggi sejak siang hingga sore hari pada Rabu (23/9), menyebabkan sejumlah titik dan permukiman warga digenangi air.

Bahkan hujan yang turun sekitar pukul 13.30 WIB tersebut langsung menyebabkan genangan air meskipun hujan yang turun baru berlangsung selama 2 jam.

Seperti yang terlihat di Jalan Pepaya II, Perumnas Belimbing, Kecamatan Kuranji, Kota Padang, hujan yang terjadi menyebabkan genangan air setinggi betis orang dewasa.

Baca Juga

"Genangan air seperti ini memang kerap terjadi setiap hujan turun dengan intensitas tinggi seperti sekarang ini. Bahkan ada yang sampai masuk ke rumah warga,"ujar seorang warga setempat, Bratha Yuda (32) yang ditemui Arunala.com di lokasi.

Diakuinya, genangan air yang terjadi tersebut diseabkan oleh buruknya drainase, disertai padatnya rumah warga di komplek perumahan tersebut.

"Memang disini rumah warga cukup padat, sehingga menyebabkan parit yang ada tidak mampu menampung air yang datang sehingga melimpah ke jalan dan menyebabkan genangan air seperti ini. Kami sebagai warga, agar pihak terkait bisa memperbaiki drainase yang ada sehingga persoalan genangan air tersebut bisa diatasi," ucapnya.

Dari data yang di peroleh dari Pusdalops BPBD Kota Padang, akibat curah hujan dengan intensitas yang cukup tinggi dan merata terjadi di seputaran Kota Padang pada hari Rabu (23/9) dari pukul 12:30 WIB hingga pukul 17.00 WIB, yang mengakibatkan terjadinya beberapa kejadian yaitu di kawasan Pasar Baru Kelurahan Cupak Tangah dekat kantor Lurah genangan air 30 cm.

Kemudian, Komplek Jondul Rawang, Kelurahan Rawang, Kecamatan Padang Selatan, Kota Padang air setinggi 70 cm, Koto Teluk Kabung, Kecamatan Bungtekab, Kota Padang terjadi banjir dengan ketinggian air 50 cm.

Jalan Raya Kuranji-Belimbing dekat MTSN 5, Kota Padang ketinggian air mencapai 50 cm, Kawasan Sungai Pisang air dengan ketinggian 50 cm, serta kawasan Villa Bukit Gading dekat RSUD 50 cm.

Selain banjir dan genangan air, hujan dengan curah tinggi juga menyebabkan pohon tumbang diantaranya yaitu, di kawasan Lubuk Paraku serta di kawasan Rimbo Tarok Kuranji.

Sementara itu di Jalan Padang-Painan tepatnya dikawasan Kelok Jariang, serta di jalan Padang-Solok tepatnya di kawasan Lubuk Paraku terjadi longsor yang menyebabkan terhambatnya akses lalu lintas di kawasan tersebut. Saat alat berat telah dikerahkan untuk membersihkan material longsor di dua kawasan tersebut.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Padang Barlius menyebutkan, lokasi yang cukup parah dilanda banjir adalah kawasan Teluk Kabung Tengah, Kecamatan Bungus Teluk Kabung, pihaknya akan bekerjasama dengan instansi terkait, seperti Basarnas untuk penanggulangan nantinya.

"Untuk antisipasi, tim sudah dikirim ke lokasi yang menjadi langganan tempat terjadinya banjir untuk membantu masyarakat yang terkena dampak tersebut. Selain ke titik banjir, kita juga telah mengerahkan anggota ke lokasi terjadi langsor. Kalau hujan intensitasnya tinggi, biasa langsor terjadi dikawasan Bukit Lampu, Mata Air dan jalan baru pantai air manis," ujar Barlius.

BPBD Kota Padang menghimbau kepada warga agar tetap waspada. Karena dari bulan September ini hingga Desember nantinya diperkirakan cuaca akan buruk dan tidak menguntungkan.

"Warga diminta waspada. Jika keluar rumah supaya hati-hati melewati lokasi yang rawan terjadi banjir ataupun longsor," tandasnya.

Komentar