Mahasiswa dan Pelajar Demo Tolak UU Cipta Kerja

Metro-1029 hit 07-10-2020 21:44
Demo Mahasiswa di Padang Tolak UU Cipta Kerja ke Gedung DPRD Sumbar pengawalan ketat aparat keamanan, Rabu (7/10). (Dok : Istimewa)
Demo Mahasiswa di Padang Tolak UU Cipta Kerja ke Gedung DPRD Sumbar pengawalan ketat aparat keamanan, Rabu (7/10). (Dok : Istimewa)

Penulis: Can | Editor: MN. Putra

Padang, Arunala -- Ribuan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi negeri dan swasta serta pelajar, melakukan demo ke Kantor DPRD Sumbar, Rabu (7/10), menolak Undang-Undang Cipta Kerja yang baru di Sah-kan pemerintah, Selasa malam (6/10).

Bahkan demo sempat ricuh, yang dipicu aksi lempar botol air mineral dan batu ke arah Ketua DPRD Sumbar Supardi, termasuk pada aparat keamanan yang berjaga di gedung DPRD Sumbar hari itu.

Pantauan di lapangan, awalnya Ketua DPRD Sumbar Supardi menemui para mahasiswa. Dia menyebutkan, aspirasi mahasiswa diterima DPRD Sumbar dan nanti akan diteruskan ke pemerintah.

Baca Juga

Selang berapa waktu, aksi berujung dengan pelemparan botol air mineral, dan benda lainnya ke arah ketua dewan itu.

Pasalnya, mahasiswa kecewa atas jawaban Supardi yang menyatakan, DPRD Sumbar bukan dalam kapasitas untuk menerima atau menolak UU Cipta Kerja.

Melihat situasi yang mulai memanas, aparat langsung menyelamatkan Supardi ke tempat lain. Kemudian aparat memperketat pengamanan dengan memasang kawat berduri di sekeliling gedung DPRD Sumbar itu.

Aksi tersebut dibalas mahasiswa dengan melakukan pelemparan ke arah polisi. Setelah diberi pengertian, mahasiswa tersebut kembali tenang.

Pendemo Diguyur Hujan

Saat aksi berlangsung, para pendemo sempat diguyur hujan lebat. Ini terjadi sekitar pukul 15.00 WIB, dan sempat memecah konsentrasi massa. Namun, tak lama massa berkumpul kembali. Bahkan pendemo menutup dua akses jalan menuju Gedung DPRD Sumbar yakni Jalan Khatib Sulaiman dan Jalan S Parman

"Jangan takut hujan kawan-kawan. Kita di sini untuk perjuangan dan untuk masa depan. Jangan takut hujan. Jangan bubar," sebut korlap aksi.

Aksi Pelemparan Disesali

Terpisah, Ketua DPRD Sumbar, Supardi menyesali aksi pelemparan sejumlah material kepada petugas dalam aksi unjuk rasa mahasiswa itu.

"Ada aksi pelemparan dalam aksi demo sangat kami sesali, dan bisa saja kejadian itu disusupi provokator dan sudah direncanakan," kata Supardi.

Ia mengatakan sebelum dirinya menemui mahasiswa sudah ada pelemparan kepada petugas yang melakukan pengawalan. "Kita minta mahasiswa jangan mau dihasut oleh oknum tersebut," katanya.

Menurut Supardi, jika mahasiswa ingin menyampaikan aspirasi dengan unjuk rasa dipersilahkan namun jangan ada aksi pelemparan tersebut

"Apalagi mahasiswa yang melakukan unjuk rasa menggunakan almamater dan membawa nama kampus mereka," pungkas Supardi.

Komentar