ITP Sedikan Web Pengelolaan Informasi

Edukasi-30 hit 16-10-2020 15:59
Tim visitasi KI Sumbar dipimpin langsung Nofal Wiska lakukan kunjungan ke ITP Padang, Jumat (16/10). (Dok : Istimewa)
Tim visitasi KI Sumbar dipimpin langsung Nofal Wiska lakukan kunjungan ke ITP Padang, Jumat (16/10). (Dok : Istimewa)

Penulis: Arzil | Editor: MN. Putra

Padang, Arunala - Institut Teknik Padang (ITP) menjadi salah satu perguruan tinggi yang masuk nominator Anugerah Keterbukaan Informasi 2020 yang dilakukan Komisi Informasi (KI) Sumbar.

Guna memastikan sejauh mana keterbukaan informasi yang diaplikasikan pihak ITP ini, KI Sumbar melakukan visitasi ke kampus itu, Jumat (16/10).

Dari pertemuan tim visitasi yang dipimpin ketua KI Sumbar Nofal Wiska didampingi Adrian Tuswandi dan verifikasi Kiki Eko Syahputra, Wakil Rektor (Warek) ITP Yusreni Warmi menegaskan ITP komitmen dan konsistensi terhadap keterbuakan informasi publik tidak perlu disanksikan lagi.

Baca Juga

"Kami memaknai keterbukaan informasi publik sebagai pertanggungjawaban perguruan tinggi ke mahasiswa dan masyarakat," ujar Yusreni Warmi didamping Kepala Humas ITP Dwi Arini saat itu.

Menurut Yusreni pola pengelolaan informasi publik berbasiskan website dan manual.

"Alur permohonan informais publik ITP satu pintu di PPID yang memiliki regulasi baik SK maupun SOP yang di SK-kan Rektor ITP," ujar Yusreni.

Sedangkan Nofal Wiska menekankan ITP harus terdepan dalam keterbukaan informasi publik untuk kategori perguruan tinggi di Sumbar.

"Sangat banyak informasi publik diproduksi ITP dan publik luas berhak tahu, mulai dari kondisi perkuliahan, biaya kuliah, hasil penelitian dosen dan banyak lainnya, ITP harus bisa membuka ke publik," ujar Nofal.

Dirinya menyebutkan, hari ini (Jumat, red), tim visitasi KI Sumbar melakukan banyak kunjungan ke sejumlah badan publik yang masuk nomonasi sebagai bagian Program Monev badan publik 2020.

"Hari ini visitasinya di Padang, ad dua tim yang akan mengunjungi badan publik 'masuk nominator, tim satu ini mengunjung ITP, PT Taspen Padang dan KPU Sumbar, siang harinya dilanjutkan ke Dispora dan Sekwan DPRD Sumbar," ujar Nofal lagi.

Untuk di PT Taspen, tim visitasi disambut Kepala Cabang PT Taspen Padang Ahmad Suranto yang menggariskkan informasi publik terbuka terbatas di perusahaan.

"Sesuai karakter nasabah, Taspen mengelola nasabah pensiunan ASN, semua informasi terkait ini tersampaikn dan antar nasabah dan Taspen saling proaktif," ujar Ahmad Suranto.

Semenatr di KPU Sumbar menurut PPID-nya, Aan Wuryanto menyatakan pola pelayanan informasi publik tetap mengacu kepada PKPU 1 tahun 2017 dan aturan tentang pengelolaan informasi publik di KPU.

"Tapi soal dana hibah KPU nyatakan terbuka. Bagi publik yang ingin tahu silakan mengajukan permohonan informasi sesuai ketentuan UU 14 tahun 2008 dan Per KPU 1 tahun 2015, keputusan KPU No.88/2019 tentang struktur PPID di KPU," ujar Aan. (rel)

Komentar