Sarat Muatan, Dua Truk Timbulkan Kemacetan Panjang di Sitinjau Laut

Metro-197 hit 29-10-2020 16:05
Satu dua unit truk yang alami masalah saat menanjak di jalur Sitinjau Laut, akibatnya terjadi kemacetan panjang di lokasi pada Kamis pagi (29/10). (Foto : Heru)
Satu dua unit truk yang alami masalah saat menanjak di jalur Sitinjau Laut, akibatnya terjadi kemacetan panjang di lokasi pada Kamis pagi (29/10). (Foto : Heru)

Penulis: Can

Padang, Arunala -- Dua unit truk yang sarat muatan alami masalah saat melewati jalur Sitinjau Lauik, Kota Padang, Kamis pagi (29/10).

Satu unit truk bermuatan semen terangkat bagian depannya dan satu truk colt Diesel terlihat miring hendak jatuh ke samping. Kejadian ini menimbulkan kemacetan bagi pengendara lain yang hendak melewati jalan tersebut.

Kendaraan truk bermuatan semen menuju arah Solok, dan sedangkan mobil colt Diesel menuju Kota Padang.

Baca Juga

Data yang dihimpun Polresta Padang menyebutkan, sekitar pukul 08.57 WIB muatan mobil colt Diesel yang berisi puluhan dus cabe merah dikeluarkan dari mobil untuk mengurangi muatan mobil agar bisa di balik lagi seperti semula.

Pihak kepolisian tetap mengatur lalu lintas dengan memberlakukan buka tutup dari Padang - Solok maupun sebaliknya.

Sementara itu, kendaraan yang lainnya mengalami kerusakan diketahui bernomor polisi (Nopol) BA 8447 JU. Truk tersebut saat melintasi pendakian Sitinjau Lauik terangkat bagian depan mobil tersebut, sehingga tidak bisa melanjutkan perjalanan, akhirnya warga setempat dan pihak kepolisian datang membantu.

Dihubungi terpisah, Kasat Lantas Polresta Padang, AKP Sukur Hendri Saputra membenarkan kejadian tersebut.

"Iya ada dua mobil truk mengalami kerusakan sehingga menyebabkan kemacetan," kata Sukur, Kamis (29/10). Namun, dirinya belum mengetahui mobil tersebut mengalami kerusakan sejak kapan sampai terangkat bagian depannya.

"Tadi saya sudah koordinasi dengan jajaran Polsek Lubuk Kilangan, mereka juga baru menuju lokasi," katanya.

Ditambahkannya, dua unit turk tersebut saat ini masih proses evakuasi. "Dua unit kendaraan tersebut saat ini sedang dievakuasi, mudah-mudan cepat selesai dan tidak menimbulkan kemacetan yang panjang," tutupnya.

Komentar