Bakal Seragamkan Progam Pesantren Ramadan di Sumbar

Metro-39 hit 05-11-2020 14:52
Nasrul Abit saat melakukan silaturami dengan sejumlah Mubalig asal Pessel di Padang, Selasa (3/11). (Dok : Istimewa)
Nasrul Abit saat melakukan silaturami dengan sejumlah Mubalig asal Pessel di Padang, Selasa (3/11). (Dok : Istimewa)

Penulis: Arzil

Padang, Arunala -- Salah seorang dari sejumlah mubalig asal Pesisir Selatan yang berdomisili di Kota Padang, Nurdi meminta Calon Gubernur Sumbar, Nasrul Abit, menyeragamkan program pesantren Ramadan di semua daerah di Sumbar.

Saran dan masukan disampaikan para mubalig saat silaturahmi mereka dengan Nasrul Abit di Padang, Selasa (3/11).

"Saya berterima kasih kepada mubalig muda atas masukannya. Pertemuan kita ini salah satu cara kami menyerap aspirasi dan penyempurnaan program dari berbagai kalangan, termasuk dari mubalig. Kami terima masukan ini dalam program kerja jika kami terpilih," ujar Nasrul Abit.

Untuk mewujudkan rencana itu, Nasrul Abit akan bekerja sama dengan bupati dan wali kota. Tujuannya ialah agar semua program terkoordinasi baik sehingga setiap persoalan diselesaikan bersama.

Sebelumnya, Nurdi menyarankan Nasrul Abit untuk menyeragamkan program pesantren Ramadan di seluruh Sumbar. Menurutnya, jika program pesantren Ramadan diseragamkan, anak-anak akan mendapatkan ilmu agama yang lebih dalam, seperti mengaji Al Quran dan hadist serta dasar-dasar ilmu agama secara menyeluruh di Sumbar.

Program keagamaan itu, kata Nasrul Nurdi, sesuai dengan pepatah Minangkabau "jaga kampung dengan agama dan adat".

"Kalau sudah seragam, tidak hanya anak-anak yang mendapatkan pelajaran agama, mubalig juga bisa berkegiatan," ucapnya.

Mubalig lain, Arwan Kasri, mengaku kagum terhadap Nasrul Abit karena berani menolak LGBT. Dalam pertemuan itu ia menyampaikan nasib guru mengaji dan mubalig yang terdampak Covid-19. "Covid-19 ini membuat jadwal kami hilang, Pak. Harus ada perhatian lebih dari kepala daerah," ujarnya.

Joni Darma, mubalig muda lainnya, membakar semangat teman-temannya untuk tidak malu-malu mendukung Nasrul Abit.

"Ini kesempatan emas kita. Siapa lagi yang akan kita pilih kalau bukan orang kampung kita? Mari kita sosialisasikan beliau. Mari kita pulang kampung untuk menguatkan saudara yang lain," katanya.

Menurut Joni, aneh rasanya kalau ada orang Pessel tidak memilih putra daerah dalam Pilkada Sumbar kali ini. "Ini sejarah bagi Pessel. Baru ini pertama kalinya putra daerah maju jadi calon gubernur," katanya.

Nasrul Abit menyatakan bahwa ia bersama Indra Catri juga punya program khusus pada bidang agama. Misalnya, menjadikan Masjid Raya Sumbar "bercita rasa" Masjidil Haram dan Masjid Nabawi.

"Kami ingin Masjid Raya Sumbar dikelola secara modern 'bercita rasa' Masjidil Haram dan Nabawi. Dengan kata lain, NA-IC ingin mewujudkan masjid yang aman, nyaman, bersih, memiliki imam besar dan menjadi pusat kegiatan umat," ucapnya.

Nasrul Abit juga mengatakan pihaknya akan memberikan perhatian lebih kepada penyuluh agama, garin masjid, dan ustad di daerah. "Saya sangat prihatin terhadap kondisi di daerah, mulai dari masjid dan ustad, garin yang belum diperhatikan dengan baik," kata Nasrul Abit.

Komentar