Liga Askot PSSI Kota Padang kembali Ditabuh

Olahraga-102 hit 18-11-2020 20:28
Kepala Dispora Padang Mursalim
Kepala Dispora Padang Mursalim

Penulis: Can

Padang, Arunala -- Kepada Dinas Pemuda dan Olah Raga (Dispora) Kota Padang, Mursalim hajatan kompetisi sepakbola Liga Askot 2020 bukanlah untuk pembinaan, melainkan sebagai upaya menggairahkan persepakbolaan di Kota Padang.

Ini disampaikan Mursalim saat wawacara dengan sejumlah jurnalis olah raga di Padang, Senin (16/11)

"Regulasinya memang usia bebas dan hanya menampung tiga pemain usia muda," tutur Mursalim.

Dikatakannya, pengelolaan Liga Askot PSSI Padang 2020 ini memakai dana pokok pikiran (Pokir) anggota DPRD Padang, Mastilizal Aye, yang juga Ketua Askot Padang yang jumlahnya sebesar Rp250 juta.

"Dana tersebut dititipkan di Dispora Padang, dan kami kelola untuk Liga Askot Padang tahun ini (2020,red)," katanya.

Mengenai regulasi pertandingan Liga itu, jelas Mursalim, dibuat oleh Panpel yang berasal dari pengurus Askot PSSI Padang. Pihaknya mengaku hanya bertugas membayarkan sesuai RAB yang dibuat panpel saja.

Sementara, lanjut dia, klub yang akan berlaga pada Liga Askot ini sebanyak 33 klub. Sebanyak 13 klub adalah anggota resmi Askot PSSI Padang yang menjadi voter (29 voter) sewaktu Kongres Pemilihan PSSI Padang 2019, pada Sabtu (20/8) lalu. Sisanya, mendaftar saat Liga akan dimulai. Seluruh tim peserta juga dikenakan insert masing-masing Rp1juta.

Mursalim menerangkan kompetisi Liga Askot ini sempat terhenti karena adanya pandemi Covid-19, namun kini dimulai lagi. karena sempat terhenti karena pandemi Covid-19. Ada tiga klub yang mundur, diantaranya Porsep.

Selama kompetisi berlangsung sejak awal Maret lalu, terpantau pemain-pemain yang telah malang melintang di dunia persepakbolaan nasional, ikut bermain. Seperti Anton Sofnevil, Romus Saputra, Hengki Ardiles, Masykur Rauf, dan lain-lain.

"Semua tentang Liga ini ada di dalam regulasi dan dipegang oleh Ajo (Yuherdi), Kabid Olahraga," imbuh Mursalim.

Mengenai, kenapa banyak pemain-pemain usia lanjut (diatas 35-50 tahun) yang bermain di kompetisi. Mursalim kembali menyebutkan Liga Askot PSSI Padang memang orientasinya menggairahkan lagi persepakbolaan di Kota Padang dan bukan untuk pembinaan.

"Nampaknya memang serupa itu. Hanya untuk menggairahkan lagi sepakbola Kota Padang yang selama ini vakum kompetisi," tutup Mursalim.

Komentar