Satake: Penutupan MTQN di Sumbar Harus Patuhi Prokes

Metro-50 hit 20-11-2020 17:16
Prosesi Sertijab delapan Kapolda baru dilakukan Kapolri Jenderal Idham Azis, Jumat (20/11). (Dok : Istimewa)
Prosesi Sertijab delapan Kapolda baru dilakukan Kapolri Jenderal Idham Azis, Jumat (20/11). (Dok : Istimewa)

Penulis: Darizon Y

Jakarta, Arunala - Kapolri Jenderal Idham Azis resmi melantik delapan Kapolda baru termasuk di dalamnya Irjen Fadil Imran sebagai Kapolda Metro Jaya menggantikan Irjen Nana Sudjana.

Pelantikan itu dilakukan dalam prosesi serah terima jabatan (sertijab) di Rupatama Polri, Jakarta Selatan, Jumat (20/11) secara tertutup.

Kepada para pejabat Kapolda baru, Kapolri Jenderal Idham Azis memberikan pesan, yang secara garis besar menekankan agar para Kapolda yang baru dilantik agar mempersiapkan pengamanan Pilkada serentak, netralitas personel dan pengamanan natal dan tahun baru, serta yang lebih prioritas bagaimana Polri mendukung pemerintah dalam rangka menanggulangi penyebaran penularan Covid-19.

Baca Juga

"Pastikan netralitas baik secara organisasi maupun individu. Berikan jaminan bahwa penyelenggaraan tahapan Pilkada sesuai protokol kesehatan (Prokes) dan berjalan aman," tekan Kapolri.

Idham Azis juga mengingatkan, pandemi Covid-19 hingga saat ini belum menunjukan tren penurunan, di Indonesia yang terkonfirmasi positif Covid-19 sudah mencapai 483.518 orang dan sebanyak 15.600 orang dinyatakan meninggal dunia akibat virus asal Wuhan, Tiongkok itu.

"Negara juga mengalami resesi ekonomi nasional pertumbuhannya minus selama 3 kuartal berturut-turut. karena itu, pemerintah berharap banyak kepada TNI dan Polri, sehingga mari kita laksanakan sesuai dengan tugas dan tanggung jawab dengan sebaik-baiknya," imbau Idham.

Adapun serah terima jabatan tersebut berdasarkan surat Telegram Rahasia (TR) nomor ST/3222/XI/KEP./2020 per tanggal 16 November 2020 yang ditandatangani oleh AS SDM Polri Irjen Sutrisno Yudi Hermawan.

Selain Kapolda Metro Jaya dan Kapolda Jawa Barat, serah terima jabatan dalam telegram itu juga dilakukan di sejumlah kursi pimpiman perwira tinggi internal Korps Bhayangkara.

Diantaranya adalah Irjen Pol Petrus R Golose Kapolda Bali dimutasikan sebagai Pati Bareskrim Polri. Irjen Pol Putu Jayan Danu Putra Widyaiswara Utama Sespim Lemdiklat Polri diangkat dalam jabatan baru sebagai Kapolda Bali.

Irjen Pol Baharudin Djafar Kapolda Maluku dimutasikan sebagai Analis Kebijakan Utama Baharkam Polri. Irjen Pol Refdi Andri Koorsahli Kapolri diangkat dalam jabatan baru sebagai Kapolda Maluku.

Lalu Irjen Pol Nico Afinta Kapolda Kalsel diangkat dalam jabatan baru sebagai Kapolda Jatim. Irjen Pol Rikwanto Kapolda Malut diangkat dalam jabatan baru sebagai Kapolda Kalsel. Irjen Pol Risyapudin Nursin Kakorbinmas Baharkam Polri diangkat dalam jabatan baru sebagai Kapolda Malut.

Kemudian Irjen Pol Firman Shantyabudi Kapolda Jambi diangkat dalam jabatan baru Aslog Kapolri. Irjen Pol Albertus Rachmad Wibowo Widyaiswara Kepolisian Utama Tk.1 Sespim Lemdiklat Polri diangkat dalam jabatan baru Kapolda Jambi.

Brigjen Pol Ferdy Sambo Dirtipidum Bareskrim Polri diangkat dalam jabatan baru sebagai Kadiv Propam Polri.

Penutupan MTQ Jangan Langgar Prokes

Sementara itu, menyangkut akan dilakukannya penutupan MTQN ke-XXVIII di Sumbar, pihak Polda setempat meminta panitia MTQ untuk melaksanakan protokol kesehatan (Prokes) saat penutupan nanti di Masjid Raya Sumbar, Jumat malam (20/11).

"Panitia MTQ tetap laksanakan prokes saat penutupan di masjid Raya," kata Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Stefanus Satake Bayu Setianto saat dihubungi media.

Menurut dia, tim Satgas Covid -19, tim penegakan yustisi Perda AKB No. 6 Tahun 2020 serta unsur TNI/Polri berada di lokasi penutupan.

"Mereka mengawasi langsung saat penutupan MTQ dalam penerapan protokol kesehatan," ungkap Satake. (dyz)

Komentar