Satu Penumpang Suspect Covid-19

Metro-157 hit 16-03-2020 13:33
Petugas BIM dan KKP Bandara mengevakuasi seorang penumpang suspect Covid-19 di BIM, Senin pagi (16/3). (Foto : Istimewa)
Petugas BIM dan KKP Bandara mengevakuasi seorang penumpang suspect Covid-19 di BIM, Senin pagi (16/3). (Foto : Istimewa)

Penulis: Amazwar Ismail | Editor: MN. Putra

Padangpariaman, Arunala - Senin pagi (16/3), petugas Bandara Internasional Minangkabau (BIM) merujuk seorang penumpang yang baru datang dari Malaysia ke Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) M Djamil Padang untuk penanganan lanjut.

Saat itu petugas mencurigai penumpang tersebut dalam keadaan kurang sehat dan memiliki ciri-ciri suspect corona virus.

Penanganan yang dilakukan pihak BIM pada seorang penumpang dari Malaysia itu dibenarkan Executive General Manager PT Angkasa Pura II (Persero) Yos Suwagiyono.

Baca Juga

"Benar, ada satu penumpang dalam keadaan kurang sehat dan memiliki ciri-ciri suspect corona," jelas Yos dalam keterangan tertulis kepada wartawan, Senin (16/3).

Namun dia menekankan, penumpang dimaksud baru dicurigai suspect corona.

"Karena memastikan seseorang terpapar virus corona harus melalui cek labor terhadap darah, dan itu baru bisa dilakukan di jakarta dan juga harus disampaikan resmi oleh pihak yang berkompeten," tugas Yos.

Berdasarkan informasi dan laporan yang dia dapat, penumpang ini terdeteksi melewati Thermal Scanner KKP di area kedatangan Internasional di BIM karena kondisi sesak nafas.

"Yang bersangkutan setelah diinterview oleh petugas KKP mengaku sudah tiga hari sesak nafas," jelas Yos.

Mendapati hal itu, lanjut Yos, pihak KKP Bandara langsung melakukan penanganan sesuai protokol, dan merujuk penumpang ini ke RS M Djamil Padang untuk penanganan lanjut.

"Sedangkan untuk penumpang yang duduk tiga baris berdekatan dengan penumpang yang terindikasi, juga dilakukan interview, dan mereka sudah dipulangkan dan dinyatakan sebagai Orang Dalam Pemantauan (ODP)," tutur Yos Suwagiyono lagi.

Tindak lanjut dari kejadian yang ada di BIM di Senin pagi itu, Yos menyebutkan ruang kedatangan internasional BIM langsung dilakukan disinfeksi dengan cairan disinfektan untuk antisipasi sesuai protokol.

"Semua protokol kesehatan dalam penanganan wabah COVID-19 telah dilaksanakan di BIM," kata Yos Suwagiyono.

Komentar