Padang, Arunala.com - Sekitar 100 an anak usia Taman Kanak-Kanak (TK) hingga Sekolah Dasar (SD) di kawasan Lambung Bukit, Kota Padang mengikuti program trauma healing.
Program ini diberikan 23 orang mahasiswa Universitas Andalas (Unand) yang sedang lakukan kuliah kerja nyata (KKN) yang tergabung dalam kelompok mahasiswa KKN Kebencanaan Kapalo Koto 7, diketuai Noufal Azharyanto.
Kegiatan yang melibatkan anak-anak TK dan SD ini dilaksanakan di SDN 10 Lambung Bukit mulai pukul 09.00 hingga 12.00 WIB pada Minggu (18/1/2026).
Riri Putri, salah satu dari pada mahasiswa KKN ini menyebut, trauma healing ini membantu anak-anak memulihkan kondisi emosionalnya pasca bencana banjir lalu.
"Sebab kita tahu, bencana banjir yang melanda kawasan Lambung Bukit ini juga berdampak serius terhadap kondisi psikologis anak-anak di tempat itu," kata Riri kepada Arunala.com, Selasa (20/1/2026).
Jadi, sebutnya, dengan program trauma healing ini, ia bersama teman-teman KKN mencoba menghilangkan rasa trauma itu melalui pendekatan yang ramah, menyenangkan, dan sesuai dengan dunia anak.
Riri juga mengaku, kegiatan yang mereka lakukan itu sebagai bentuk kepedulian terhadap pemulihan psikologis anak-anak ini.
Dia membeberkan, program trauma healing dirancang sebagai ruang aman (safe space) bagi anak-anak untuk mengekspresikan perasaan mereka tanpa tekanan.
Pola yang terapkan dalam trauma healing, jelasnya, adalah ecoprint, yaitu teknik mencetak pola menggunakan bahan-bahan alami seperti daun dan bunga.
"Sebab dalam kajian psikologi, ecoprint memiliki keterkaitan dengan pendekatan art therapy atau terapi seni, yang memanfaatkan aktivitas kreatif sebagai media penyaluran emosi, pengurangan stres, serta penguatan regulasi emosi anak," papar Riri.
Ia meyakini, melalui ecoprint, anak-anak diajak untuk fokus pada proses, berinteraksi dengan alam, dan menuangkan imajinasi mereka ke dalam sebuah karyanext


Komentar