Bawakan Pertunjukan "Selamat Hari Profesi!", NTMS 2026 Siap Kunjungi 8 Sekolah di Sumbar

Edukasi- 29-07-2026 10:03
Poster kegiatan Komunitas Seni Nan Tumpah pada NTMS 2026. IST
Poster kegiatan Komunitas Seni Nan Tumpah pada NTMS 2026. IST

Padangpariaman, Arunala.com - Komunitas Seni Nan Tumpah kembali menjalankan program tahunan Nan Tumpah Masuk Sekolah.

Tahun 2026 ini, program yang sudah berlangsung sejak 2011 tersebut akan mengunjungi delapan SMA di Sumbar yakni SMAN 1 Batang Anai, SMAN 2 Batang Anai, MAN 1 Agam.

Kemudian MAN 4 Agam, SMAN 1 Danau Kembar, SMAN 1 Kubung, SMAN 1 Gunung Talang, dan SMAN 1 Lembang Jaya.

Enam SMA ini dipilih melalui proses seleksi, dua lainnya diundang karena berlokasi dekat sekretariat KSNT di Korong Kasai. Rangkaian kunjungan berlangsung 31 Juli hingga 8 Agustus 2026.

Ketua Komunitas Seni Nan Tumpah, Mahatma Muhammad, mengatakan program ini lahir dari kesadaran bahwa ruang belajar seni di sekolah masih sangat terbatas.

Menurut Mahatma dalam keterangan tertulisnya, Rabu (29/7/2026), tujuan utama program ini bukan hanya menampilkan pertunjukan, tetapi juga membangun proses berekspresi yang berkelanjutan.

"Sudah lima belas tahun kami masuk ke sekolah-sekolah. Yang kami bawa selalu sama: satu pertunjukan, pelatihan dan satu pertanyaan. Pertanyaannya berbeda-beda tergantung tahun pelaksanaannya," ujar Mahatma.

Tapi intinya sama, sebut dia, cerita apa yang ada di kepala anak-anak sekolah menengah, dan apa yang menghalangi mereka untuk mengeluarkannya.

"Kami bukan guru kesenian. Kami datang, main, melatih, lalu pulang. Yang kami harapkan: setelah kami pulang, ada yang tidak ikut pulang," ujarnya.

Selama kunjungan, KSNT akan membawakan pertunjukan teater berjudul Selamat Hari Profesi dan penampilan musikalisasi puisi.

Pertunjukan musikal ini naskahnya ditulis oleh Karta Kusumah dengan sutradara Desi Fitriana dan Desvy Sagita serta penata musik Tenku Raja Ganesha.

Pemain yang akan tampil adalah Cadhla Tri Gunawan, Nadya Sri Novita, M Fakkur Riski, Daffa Al Zikra, Diah Anggina, dan Hilda Ismia, sebagian besar merupakan remaja dari kelas kolektif seni Kelana Akhir Pekan.next

Komentar