Berpakaian Baju Kuruang Basiba Dilombakan

Metro- 12-11-2022 18:43
Wako Genius Umar bersama para bundo kanduang Kecamatan Pariaman Tengah, Sabtu, (12/11). (Dok : Istimewa)
Wako Genius Umar bersama para bundo kanduang Kecamatan Pariaman Tengah, Sabtu, (12/11). (Dok : Istimewa)

Penulis: Arzil

Pariaman, Arunala.com - Bundo Kanduang Kecamatan Pariaman Tengah, Kota Pariaman, menggelar lomba baju kuruang basiba dan hymne Bundo Kanduang, yang diadakan di halaman kantor camat setempat, Sabtu, (12/11).

Acara ini ditujukan untuk menjaga dan melestarikan adat Minangkabau di masyarakat.

Kegiatan yang melestarikan budaya Minangkabau ini diapresiasi Wali Kota Genius Umar.

Baca Juga

"Saya senang Bundo Kanduang Kecamatan Pariaman Tengah dibawah binaan Bundo Kanduang Kota Pariaman selalu menjaga pakaian yang dikenakan dari segi adat istiadatnya. Melalui lomba baju kuruang basiba ini, diharapkan dapat memberikan pendidikan bagi generasi muda sekarang," ucap Genius.

Dia juga menjelaskan, filosofi dari baju kuruang basiba itu adalah cerminan jati diri dan identitas perempuan Minang yang penuh dengan nilai-nilai tradisi yang telah diwariskan oleh nenek moyang.

Bundo Kanduang Kecamatan Pariaman Tengah, Ema Ubadi mengatakan, baju kuruang basiba bukan hanya sekedar busana perempuan Minang saja, tapi mengenakan baju kuruang basiba diibaratkan sedang mengemban tanggung jawab tersendiri baik dalam keluarga dan lingkungan masyarakat.

"Saat mengenakan baju kuruang basiba, perempuan Minang harus selalu santun dan menjaga martabatnya, seperti tidak boleh berlenggang lenggok berlebihan atau tingkah laku yang tidak sesuai dengan ajaran agama," ungkap Ema Ubadi.

Menurutnya, ada dua jenis kegiatan lomba yang diadakan yaitu lomba baju kuruang basiba dan lomba hymne bundo kanduang.

"Untuk peserta merupakan utusan dari desa dan kelurahan di lingkungan Kecamatan Pariaman Tengah, dengan peserta 19 orang mengikuti lomba baju kuruang basiba dan 12 orang peserta mengikuti lomba hymne bundo kanduang," pungkas Ema Ubadi.

Komentar