Seorang Nelayan Sikabaluan Hilang Kontak di Perairan Mentawai

Metro-88 hit 02-10-2020 13:45
TIM SAR dan Warga Lakukan Pencarian Seorang Nelayan Sikabaluan Hilang Kontak di Perairan Mentawai (Dok : Basarnas Mentawai)
TIM SAR dan Warga Lakukan Pencarian Seorang Nelayan Sikabaluan Hilang Kontak di Perairan Mentawai (Dok : Basarnas Mentawai)

Penulis: Darizon Y | Editor: MN. Putra

Padang, Arunala - Tim SAR gabungan melakukan pencarian terhadap Nofialdi, nelayan dari warga Dusun Pokai Desa Sikabaluan, Kecamatan Siberut Utara, Kabupaten Kepulauan Mentawai yang dilaporkan hilang kontak, sejak Kamis (1/10).

"Sebelumnya tim SAR gabung sudah melalukan pencarian nelayan itu, namun belum ditemukan, kemudian pencarian dilanjutkan hari ini (Jumat, red),"kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Mentawai, Akmal saat dihubungi Arunala.com , Jumat (2/10).

Selain Tim SAR, pencarian nelayan hilang kontak di perairan Mentawai ini juga dibantu masyatakat di perairan Mentawai.

Baca Juga

"Tim SAR menggunakan speedboat menyisiri perairan Mentawai. Dalam pencarian ini Tim SAR tetap memperhatikan safety," ujar Akmal lagi.

Dia menambahkan, upaya pencarian nelayan tersebut dilakukan selama tujuh hari. Selama kurun waktu itu Tim SAR maksimalkan upaya pencarian nelayan yang hilang itu.

Akmal menyatakan, nelayan ini hilang kontak pada Kamis (1/10) sekira pukul 16.00 WIB. Informasi didapat Akmal, biasanya Nofialdi menangkap ikan dari pagi dan kembali lagi ke daratan sekitar pukul 16.00 WIB tiap harinya.

"Namun, hingga Kamis malam dia tak kunjung balik ke rumah,"sebut dia.

Sebelumnya masyarakat sekitar berusaha mencari Nofialdi di perairan Siberut, namun karena tak kunjung ditemukan mereka akhirnya menghubungi Basarnas.

"Keluarga nelayan, Eko pada Kamis (1/10) malam melaporkan pada Basarnas, bila saudaranya belum pulang menangkap ikan di perairan Siberut," terang Akmal.

Laporan tersebut, jelas dia, langsung direspon dengan menurunkan tim untuk pencarian Nofialdi di perairan Siberut.

Komentar