KI Sumbar Dalami Presentasi PPID Kota Pariaman

Metro-42 hit 11-11-2020 20:50
PPID Kota Pariaman saat presentasi keterbukaan publik dengan KI Sumbar, Rabu (11/11). (Dok : Istimewa)
PPID Kota Pariaman saat presentasi keterbukaan publik dengan KI Sumbar, Rabu (11/11). (Dok : Istimewa)

Penulis: Arzil

Padang, Arunala -- Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Kota Pariaman diundang mempresentasikan pengelolaan keterbukaan Informasi publik dihadapan Komisi Informasi (KI) Sumbar, di salah satu hotel berbintang di Kota Padang, Rabu (11/11).

Hal itu berkaitan untuk penilainya anugarah keterbukaan publik terhadap badan publik kabupaten kota yang diadakan KI Sumbar, apalagi PPID Kota Pariaman masuk dalam nominasi tiga besar penilaian badan publik di Sumbar untuk kategori badan publik kabupaten kota.

Kehadiran PPID Kota Pariaman hari itu kangsung didampingi pengarah PPID-nya yakni Penjabat (Pj) Sekko Pariaman, Ahmad Zakri dan didampingi Kepala Bidang Informasi Komunikasi Publik, Eka Purta Pernanda dan Kepala Seksi Pengelolaan Komunikasi Publik Diskominfo Kota Pariaman, Agusti Rabaini.

Baca Juga

Dalam presentasinya, Ahmad Zakri menerangkan, setiap badan publik yang dibiayai pemerintah wajib membuka seluasnya setiap informasi publik kepada masyarakat, sehingga pemerintah dan masyarakat dapat berkolaborasi bersama dalam menentukan kebijakan publik sesuai dengan regulasi yang sudah diatur dalam UU No 14 tahun 2018.

"Untuk mamenuhi amanat undang-undang tersebut PPID Kota Pariaman berkomitmen untuk mewujudkan Keterbukaan Informasi tersebut dengan melahirkan regulasi berupa Peraturan Wali Kota (Perwako) Pariaman, menyiapkan anggaran keuangan yang memadia serta meningkatkan kemampuan SDM untuk menyelenggarakan keterbukaan informasi," kata Ahmad Zakri.

Dari segi kolaborasi, dia mengatakan, pihak PPID Pariaman telah bekerjasam dengan Pusat dan Komisi Informasi melalui sosialisasi dan penguatan kelembagaan. Selain itu, melakukan banyak inovasi dalam pengelolaanya.

Diantaranya, urai Ahmad Zakri, yakni pengembangan website khusus PPID yang terintegrasi dengan seluruh OPD di Pariaman, dan desa serta kelurahan, yang sudah tersedia Daftar Informasi Publik (DIP).

Kemudian hal terbaru yang dilakukan untuk memudahkan akses informasi PPID Kota Pariaman telah membangun sebuah aplikasi berbasis android untuk memudahkan masyarakat mengakses informasi, serta mengintegrasikan web PPID dengan sistem lain.

"Kami harapkan dengan adanya pemeringkatan yang dilakukan oleh KI Sumbar bisa menumbuhkan semangat para pengelolal informasi publik yang ada di Pemko Pariaman baik itu PPID Utama dan PPID Pembantu yang berada di OPD, desa dan kelurahan untuk terus menjadi lembaga daerah yang informatif terhadap masyarakat, agar sinergitas masyarakat dan pemerintah dalam melaksankan roda pembangunan dapat terlaksana," tukas Ahmad Zakri

Semantara, Komisioner KI Sumbar, Arif Yumardi menyampaikan, ditetapkannya Kota Pariaman, Kota Bukittinggi, dan Kabupaten Pesisir Selatan dalam tiga besar nominasi badan publik terinformatif, karena ketiga daerah ini telah memenuhi persyaratan dan memenuhi kriteria yang dinilai KI.

"Kami mengharapkan dengan adanya kegiatan ini dapat memicu kabupaten kota lain di Sumbar lebih optimal memberikan pelayanan keterbukaan informasi public, sehingga masyarakat dan pemerintah bisa sama-sama menetukan pilihan langkah dalam menentukan arah pembangunan ke depannya," tutup Arif Yumardi.

Komentar