Polres Pessel Jaring Tujuh Orang Warga

Metro-403 hit 26-06-2021 21:04
Tujuh warga yang diduga lakukan pungli di objek wisata Carocok Painan sedang diberikan pembinaan oleh Tim Opsnal Satreskrim Polres Pessel, pasca digelandang ke Mapolres, Sabtu (26/6). (Dok : Istimewa)
Tujuh warga yang diduga lakukan pungli di objek wisata Carocok Painan sedang diberikan pembinaan oleh Tim Opsnal Satreskrim Polres Pessel, pasca digelandang ke Mapolres, Sabtu (26/6). (Dok : Istimewa)

Penulis: Snm

Painan, Arunala -- Tujuh orang diduga pelaku pungli (pungutan liar)di kawasan objek wisata Carocok Painan, digelandang tim Opsnal Satreskrim Polres Pesisir Selatan (Pessel) ke Mapolres setempat, Sabtu (26/6).

Terjaringnya tujuh orang ini, berdasarkan informasi yang diterima pihak Polres serta arahan dan petunjuk Kapolres Pessel, AKBP Sri Wibowo dalam menindaklanjuti instruksi Kapolri tentang pemberantasan premanisme dan pungutan liar (pungli).

"Setelah dapat arahan dan petunjuk Kapolres, kami dari Satreskrim lalu menurunkan tim guna melakukan patroli ke sejumlah lokasi yang diperkirakan rawan terjadinya aksi premanisme dan pungli," kata Kasat Reskrim Polres Pessel , AKP Hendra Yose, di Painan, Sabtu (26/6).

Baca Juga

Saat melakukan giat siang itu, lanjut Hendra Yose, ternyata anggotanya berhasil menahan tujuh orang yang diduga melakukan punglidi kawasan objek wisata Carocok Painan.

"Keterangan sementara dari tujuh orang yang kami bekuk itu, disebutkan cara yang mereka gunakan yakni meminta parkir kepada pengunjung yang menggunakan sepeda motor maupun mobil sebanyak Rp5.000 hingga Rp10.000, tanpa izin pihak atau instansi yang berwenang," sebut Hendra Yose.

Tidak itu saja, anggota Opsnal Satreskrim Pessel juga menyita uang tunai sejumblah Rp226.000 dari tujuh orang tadi yang diduga hasil pungli.

"Saat di Mapolres, dan setelah melakukan pemeriksaan, ketujuh orang tadi kami data dan kemudian dilakukan pembinaan dengan membuat surat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatanya lagi," kata Hendra Yose.

Komentar