"Hasil penelitian memperlihatkan jumlah langkah yang diperoleh sedikit dibanding virtual keyboard statis," tuturnya.
Ia menegaskan biosignal membuka era baru komunikasi mesin dan manusia. "Manusia dapat mengoperasikan sebuah mesin tanpa harus menggunakan tangan ataupun kaki," ungkap alumni S-1 dan S-2 ITB ini.
Sementara itu, Rektor Unand Efa Yonnedi PhD mengatakan para guru besar di perguruan tinggi tersebut didorong untuk mampu melakukan hilirisasi hasil penelitian dalam bentuk produk yang dapat bermanfaat bagi masyarakat.
"Tidak ada negara yang maju hari ini tanpa melewati proses hilirisasi," kata Rektor Unand Efa Yonnedi.
Artinya, sambung rektor, keberadaan guru besar yang memiliki keahlian dan kecakapan ilmu pengetahuan pada bidang tertentu dituntut untuk mampu menciptakan sebuah produk yang bermanfaat bagi masyarakat.
Perguruan tinggi sebagai salah satu pihak yang mencetak banyak ilmuan dan peneliti, terus berupaya melahirkan guru besar berkualitas serta wajib atau mampu menguasai teknologi.
"Yang pasti negara ini harus menguasai teknologi, dan itu harus pula melalui riset-riset yang dilakukan secara berkelanjutan," tukasnya.(*)


Komentar