Desa Apar Pariaman Dapat Internet Gratis Setahun

Wisata- 27-08-2021 18:39
Menteri Parekraf RI, Sandiaga Uno secara simbolis serahkan bonus gratis internet selama setahun kepada Kadis Parbud Pariaman Dwi Marhen Yono, di Desa Apar Pariaman, Jumat (27/8). (Dok : Istimewa)
Menteri Parekraf RI, Sandiaga Uno secara simbolis serahkan bonus gratis internet selama setahun kepada Kadis Parbud Pariaman Dwi Marhen Yono, di Desa Apar Pariaman, Jumat (27/8). (Dok : Istimewa)

Penulis: Arzil

Pariaman, Arunala -- Desa Apar, Kota Pariaman dapat bonus selasa stahun akses internet gratis dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) RI.

Pemberian bonus yang langsung diserahkan Menteri Parekraf RI, Sandiaga Salahuddin Uno kepada Wali Kota Pariaman, Genius Umar itu, karena desa tersebut masuk nominasi 50 besar Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI).

Ada 70.000 desa di Indonesia yang dinilai sebagai desa wisata, dan sebanyak 50 desa yang dapat Anugerah Desa Wisata Indonesia, salah satunya yakni Desa Apar di Kota Pariaman," kata Sandiaga Uno saat berkunjung ke Desa Apar, Jumat (27/8).

Baca Juga

Sandiaga mengatakan lewat jaringan internet yang baik, dia meyakini masyarakat di desa-desa wisata akan lebih cepat masuk ke dalam ekosistem ekonomi digital, dan dapat mengambil peluang lapangan kerja yang lebih luas lagi.

"Permasalahan yang umum ditemui, banyak dari pelaku usaha masih enggan mengenal teknologi internet untuk mengembangkan usahanya, dan juga terkendala dengan biaya yang tinggi. Padahal pemanfaatan teknologi, informasi, dan jaringan internet makin mudah dijangkau dan digunakan," ujarnya.

Bahkan, lanjut Sandiaga, untuk orang awam sekalipun, karena itu kita memberikan akses satu tahun internet gratis bagi desa wisata yang masuk 50 besar ADWI 2021, agar dapat lebih update teknologi.

Menparekraf juga mengatakan pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang ada di seluruh Indonesia, terus didorong untuk masuk ke ekosistem digital, sehingga bisa tetap memasarkan produknya meski di tengah pandemi seperti sekarang.

Untuk Desa Wisata Apar Pariaman ini, Sandi menilai setelah dirinya melihat langsung ke lokasi, banyak potensi yang bisa dikembangkan,

"Desa Apar ini punya nilai jual yang tinggi, dengan mangrove, penyu dan STIB (Sekolah Tinggi Ilmu Beruk) nya, kalau ini bisa dikemas dengan baik, saya yakin Desa Apar akan mendunia," ungkapnya.

Sementara, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Pariaman, Dwi Marhen Yono, mengucapkan pihaknya telah menyiapkan beberapa Desa Wisata di Kota Pariaman untuk mengikuti penilaian ADWI 2021 ini.

"Setelah melewati serangkaian tahap kurasi, penilaian dari dewan kurator terhadap tujuh kategori penilaian, klasifikasi dan kelengkapan data, Alhamdulillah, Desa Apar masuk 50 besar ADWI 2021, padahal kami hanya menargetkan bisa masuk 100 besar saja, dan ini jadi kebanggan tersendiri bagi Kota Pariaman," tuturnya.

Komentar