Klenteng di Pondok Padang Direncanakan jadi Museum dan Destinasi Wisata Unggulan

Wisata- 28-01-2026 21:54
Wakil Ketua Himpunan Tjinta Teman (HTT) Padang, Albert Hendra Lukman menyambut kedatangan Wali Kota Padang, Fadly Amran saat peresmian pasar malam Imlek 2026 di kawasan Pondok, Rabu (28/1/2026). (dok : arunala.com)
Wakil Ketua Himpunan Tjinta Teman (HTT) Padang, Albert Hendra Lukman menyambut kedatangan Wali Kota Padang, Fadly Amran saat peresmian pasar malam Imlek 2026 di kawasan Pondok, Rabu (28/1/2026). (dok : arunala.com)

.

"DED dan master plan sudah ada. Tinggal kita padukan, klenteng menjadi museum, kawasan sekitar menjadi ruang terbuka, titik nol Kota Tua, tanpa menghilangkan nilai sejarah yang ada," tambahnya.

Albert menegaskan, revitalisasi ini tidak akan menghilangkan bentuk dan nilai sejarah klenteng. Bangunan akan direkonstruksi sesuai kondisi aslinya, namun peruntukannya diubah dari rumah ibadah menjadi museum dan ruang publik. Sementara fungsi rumah ibadah tetap difokuskan pada klenteng yang berada di bagian depan.

"Bentuk klenteng tidak diubah, sejarah tetap dijaga. Yang berubah hanya peruntukannya, menjadi museum, public space, ruang terbuka untuk aktivitas masyarakat. Semua orang bisa berkumpul dan beraktivitas di sana," tutup Albert.

Dengan rencana tersebut, HTT Padang berharap revitalisasi kawasan Kota Tua dapat menjadi simbol pelestarian sejarah, penguatan toleransi budaya, serta mendorong pertumbuhan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Kota Padang. (dpg)

Komentar