Festival Minangkabau 2026 Digelar, Gubernur Tegaskan Budaya Jadi Penggerak Pariwisata dan Ekonomi Masyarakat

Wisata- 25-06-2026 16:42
Gubernur Sumbar Mahyeldi bersama Bupati Tanahdatar, Eka Putra pukul gedang tanda pembukaan Festival Minangkabau 2026 di lapangan Istano Basa Pagaruyung Kabupaten Tanahdatar, Kamis (25/6/2026). IST
Gubernur Sumbar Mahyeldi bersama Bupati Tanahdatar, Eka Putra pukul gedang tanda pembukaan Festival Minangkabau 2026 di lapangan Istano Basa Pagaruyung Kabupaten Tanahdatar, Kamis (25/6/2026). IST

Tanahdatar, Arunala.com - Kabupaten Tanahdatar resmi menggelar iven wisata di nagarinya bernama Festival Minangkabau 2026.

Kegiatan berisikan beberapa iven wisata itu diresmikan Gubernur Sumbar, Mahyeldi di Istano Basa Pagaruyung dan Lapangan Cindua Mato, Kabupaten Tanahdatar, Kamis (25/6/2026).

Saat membuka acara ini, Gubernur Mahyeldi menegaskan, budaya bukan hanya warisan masa lalu, tetapi kekuatan masa depan yang mampu menggerakkan pariwisata, ekonomi kreatif, dan kesejahteraan masyarakat.

"Festival Minangkabau sebagai ruang perjumpaan antara masa lalu, masa kini, dan masa depan," kata Mahyeldi.

Menurutnya, festival tersebut tidak sekadar menjadi agenda seremonial, melainkan sarana untuk menjaga identitas, memperkuat jati diri, serta menumbuhkan kebanggaan terhadap warisan budaya Minangkabau.

Hari ini, sebutnya, ia dan undangan lain berada di Tanah Datar, Luhak Nan Tuo, tempat yang memiliki kedudukan istimewa dalam sejarah dan kebudayaan Minangkabau.

Sedangkan Festival Minangkabau, terangnya, bukan hanya sebuah perayaan budaya, tetapi juga sarana untuk menjaga identitas, memperkuat jati diri, dan menumbuhkan kebanggaan terhadap warisan leluhur.

Menurutnya, keberhasilan Festival Minangkabau masuk dalam Kharisma Event Nusantara untuk keenam kalinya membuktikan bahwa budaya lokal yang dikelola secara profesional mampu menjadi kekuatan promosi daerah sekaligus penggerak ekonomi masyarakat.

"Pariwisata budaya harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. UMKM bergerak, usaha kuliner terjual, penginapan terisi, transportasi hidup, dan anak nagari memperoleh ruang untuk berkarya," ujar Mahyeldi

Ia kemudian berkomitmen mendorong terus iven semacam ini dalam memajukan pariwisata yang berakar pada budaya dan berpihak kepada kesejahteraan masyarakat.

Mahyeldi juga menyampaikan apresiasi kepada Pemkab Tanahdatar, niniak mamak, bundo kanduang, pelaku seni, pelaku UMKM, insan pariwisata, serta seluruh masyarakat yang bergotong royong menyukseskan penyelenggaraan festivalnext

Komentar