.
Di sisi lain, Mahyeldi juga mengingatkan panitia dan peserta agar mengutamakan keselamatan dalam setiap kegiatan.
Kepada seluruh peserta lomba, Ia juga berpesan agar menjaga sportivitas dan tidak menjadikan perlombaan sebagai sumber perselisihan.
"Jangan sampai terjadi permusuhan setelah pertandingan. Semuanya ini dalam rangka kegembiraan kita bersama dan membangun kebersamaan," tegasnya.
Lebih jauh, Mahyeldi mengajak seluruh peserta merefleksikan kembali perjalanan sejarah dan kebudayaan Minangkabau yang telah melahirkan banyak tokoh bagi bangsa Indonesia.
Menurutnya, kekayaan sejarah dan tradisi tersebut merupakan modal pembentukan karakter yang harus terus diwariskan, sekaligus menjadi tantangan bagi generasi saat ini untuk meneruskan tradisi ketokohan dan kontribusi Sumbar bagi Indonesia. (*/dpg)


Komentar