Wapres Minta Korban Bencana di RSUD Arosuka Ditangani hingga Pulih

Metro- 26-09-2026 11:46
Wapres Gibran didamping Wagub Sumbar Vasko Ruseimy saat jenguk pasien korban banjir bandang di RSUD Arosuka, Jumat (25/9/2026). IST
Wapres Gibran didamping Wagub Sumbar Vasko Ruseimy saat jenguk pasien korban banjir bandang di RSUD Arosuka, Jumat (25/9/2026). IST

Arosuka, Arunala.com - Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming meninjau penanganan korban banjir bandang di RSUD Arosuka, Koto Gaek Guguak, Kecamatan Gunung Talang, Kabupaten Solok, Sumatera Barat, Jumat (25/09/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Wapres meminta agar korban luka mendapatkan penanganan medis hingga pulih serta memastikan kebutuhan layanan kesehatan masyarakat terdampak dapat terpenuhi selama masa tanggap darurat.

Kehadiran Wapres menjadi bagian dari upaya mendorong penanganan banjir bandang di Solok berpusat pada keselamatan warga, pencarian korban yang masih hilang, pemenuhan kebutuhan dasar, serta pemulihan akses masyarakat.

Pada kesempatan ini, Wapres menekankan agar penanganan darurat di lapangan harus terkoordinasi, cepat, dan menjawab kebutuhan masyarakat terdampak.

"Saya ingin Bapak Ibu mendapat perawatan terbaik. Pemerintah memastikan kebutuhan medis terpenuhi, termasuk apabila ada pasien membutuhkan penanganan atau rujukan lanjut. Semoga Bapak Ibu segera pulih dan dapat kembali berkumpul bersama keluarga," ungkapnya.

Selain fokus pada penanganan korban luka, Gibran juga meminta tenaga kesehatan (nakes) mengantisipasi munculnya berbagai penyakit pascabanjir.

Menurutnya, upaya ini dapat dilakukan melalui penyediaan ketersediaan obat-obatan, pemberian vitamin kepada warga, serta penguatan pelayanan kesehatan bagi masyarakat yang berada di lokasi pengungsian.

"Antisipasi penyakit pascabanjir, diare, penyakit kulit, DBD, infeksi luka, dan lain-lain. Saya harap pihak rumah sakit siapkan persediaan obat, berikan vitamin ke warga di posko pengungsian untuk perkuat imun," pintanya.

Lebih jauh, Gibran menekankan agar pelayanan kesehatan tidak hanya diberikan kepada masyarakat yang datang ke rumah sakit, tetapi secara aktif menjangkau warga yang masih berada di posko maupun lokasi pengungsian mandiri.

Selain itu, perhatian khusus juga perlu diberikan kepada kelompok rentan seperti ibu hamil, lansia, penyandang disabilitas, serta anak-anak yang membutuhkan pemantauan dan pendampingan lebih lanjutnext

Komentar