Jelang Puncak Haji, CJH Embarkasi Padang Tuntas Bayar Dam

Metro- 22-06-2022 14:24
CJH memakai pakaian ihram di Makkah. (Dok : Istimewa)
CJH memakai pakaian ihram di Makkah. (Dok : Istimewa)

Penulis: Fajril

Padang, Arunala - Jelang pelaksanaan puncak haji, calon jamaah haji (CJH) Embarkasi Padang tengah menuntaskan pembayaran dam (denda). Semua calon jamaah haji Indonesia merupakan haji tamattu yang harus membayar dam ketika ingin melepas pakaian ihram.

"Ketentuan pelaksanaan haji itu ada tiga, haji tamattu, qiran dan ifrad. Sebagian besar calon jamaah haji Indonesia melaksanakan haji tamattu. Mendahulukan umrah daripada haji. Setelah melaksanakan umrah dalam waktu-waku persiapan haji, calon jamaah haji boleh melepas pakaian ihram, namun dia harus membayar dam," kata Kabid Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kanwil Kemenag Sumbar, Joben didampingi Subkoordinator Bina Haji dan Umrah Ulil Amri, kemarin.

Dalam pelaksanaan dam ini, kata Joben, calon jamaah haji harus melakukan pemotongan kambing. Untuk itu calon jamaah haji harus menyediakan uang untuk membayar dam.

Baca Juga

"Berbeda dengan haji ifrad, dam tidak perlu dilakukan. Karena haji ifrad, mendahulukan pelaksanaan ibadah haji baru umrah," katanya.

Seperti diinformasikan salah seorang pembimbing ibadah, Hamid Arwani melalui telepon selulernya, biaya dam ini dikumpulkan oleh mukimin dan dipantau oleh petugas Kloter.

"Untuk biaya Dam ini rata rata di kisaran antara 400-500 riyal. Sementara pelaksanaan pemotongan dilaksanakan di rumah potong hewan yang disaksikan oleh calon jamaah haji," tulis Hamid.

Hamid mengatakan beberapa kloter sudah ada yang menuntaskan dam karena lebih dahulu tiba di Makkah.

Sebagian besar calon jamaah haji sudah menyelesaikan umrah dan dilanjutkan dengan ziarah.

Untuk Kloter V yang dipimpin Hamid bersama Ketua Kloter Ermizaldi, dua rombongan melaksanakan penyembelihan dam melalui mukimin. Dan sebagian calon jamaah haji lainnya melaksanakan umrah sunah.

"Sementara kegiatan rutin, selain melaksanakan ibadah di Masjidil Haram, juga dilaksanakan kultum dan pembinaan manasik haji di lantai hotel bagi calon jamaah haji yang tidak ke Masjdil Haram," pungkas Hamid. (*)

Komentar