Pariyanto Beri Semangat Kontingen

Metro- 24-07-2022 16:17
Majelis Pembina Kwarcab 018/Kabupaten Dharmasraya Pariyanto bersama anggota Pramuka Dharmasraya seusai ikuti traning center, Sabtu malam (23/7). (Dok : Istimewa)
Majelis Pembina Kwarcab 018/Kabupaten Dharmasraya Pariyanto bersama anggota Pramuka Dharmasraya seusai ikuti traning center, Sabtu malam (23/7). (Dok : Istimewa)

Penulis: anto

Dharmasraya, Arunala - Kontingen Pramuka Kwarcab 018/Kabupaten Dharmasraya ikuti traning center (TC) yang dilaksanakan di Alinia Farm & Park, beberapa hari lalu.

Selanjutnya, pada Sabtu malam, (23/7), kegiatan itu berakhir ditandai dengan acara api unggun yang langsung dihadiri Majelis Pembina Kwarcab sekaligus Ketua DPRD Dharmasraya, Pariyanto.

Training center (TC) ini sebagai langkah persiapan kontingen Pramuka Dharmasraya mengikuti kegiatan Jambore Nasional (Jamnas) ke XI yang diselenggarakan pada tanggal 14-21 Agustus 2022 di Bumi perkemahan Pramuka, Cibubur sekaligus memperingati Hari Pramuka ke- 61 tahun.

Baca Juga

Ketua DPRD Dharmasraya, Pariyanto, SH juga menyebutkan bahwa Training Center (TC) bertujuan memberikan pembekalan guna meningkatkan kemampuan, membangun karakter regu, kekompakan dan semangat juang

"Dalam TC ini, peserta diberi materi pembekalan sekaligus praktek keterampilan, tentang teknik kepramukaan, permainan sebagai alat pendidikan, pengetahuan umum serta agama, pembentukan fisik, mental dan karakter," ujar Pariyanto kepada media, Sabtu malam itu.

Undang-Undang Republik Indonesia No.12 Tahun 2010, sebut Pariyanto, Gerakan Pramuka selaku penyelenggara pendidikan kepramukaan mempunyai peran besar dalam pembentukan kepribadian generasi muda sehingga memiliki pengendalian diri dan kecakapan hidup untuk menghadapi tantangan sesuai dengan tuntutan perubahan kehidupan lokal, nasional, dan global.

"Maka, sebagai Majelis Pembina Kwarcab, saya ikut mendorong Gerakan Pramuka supaya dapat menjalankan peran dan fungsinya sebagai organisasi pendidikan yang mendidik anak-anak dan pemuda Indonesia sebagai penerus generasi yang berkarakter, menjalankan kewajibannya kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan juga kepada bangsa dan negara Indonesia, terutama kepada dirinya sendiri, sehingga menjadi kader pembangunan bagi Bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia," jelas Pariyanto.

Komentar